Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Kasus BBD Palas tunggu audit BPKP

Kasus BBD Palas tunggu audit BPKP

Medan,Sidaknews.comPoto Gambar BPKP Sumatera Utara – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) sampai saat ini masih menangani kasus dugaan korupsi dana Bantuan Bencana Daerah (BBD) Kabupaten Padang lawas (Palas) tahun 2011 senilai Rp.5 miliar.

Lembaga Adhiyaksa itu masih menunggu audit kerugian negara yang dikeluarkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kasus tersbeut.

”Begitu hasil audit dari BPKP keluar, pasti tersangka segera ditahan,” kata Kasidik Kejati Sumut Nusrim, didampingi Kasi Penkum/Humas Chandra Purnama, kemaren.

Dalam kasus ini, kata Nursim, hasil audit belum keluar, tim penyidik tetap akan melimpahkan perkara itu ke tahap penuntutan (tut-red) pada Januari 2014 mendatang, karena tim memastikan memang ada temuan kerugian negara dalam kasus itu. Hanya saja perlu diperkuat dengan hasil audit BPKP.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kejati Sumut sudah menetapkan tujuh tersangka di antaranya, Endang Daniati selaku Direktur CV Kurnia Agung, Aswin Matondang selaku Direktur CV Hamido Utama dan Muhammad Zein Nasution selaku Direktur CV UD Iskandar. Lalu, H Malkan Hasibuan selaku Direktur CV Asoka Piramid dan Aminuddin Harahap selaku Direktur CV Gading Mas.

Diketahui dugaan ini korupsi ini bermula adanya temuan penyidik dari 11 paket pekerjaan BPBD ada lima kegiatan berupa pemasangan bronjong yang tidak sesuai. Dalam sebelas kegiatan itu, pengerjaannya ditemukan penyimpangan yang dilakukan 5 rekanan tersebut.

Untuk perkara dugaan korupsi tersebut ditingkatkan menjadi penyidikan pada tanggal 9 Agustus 2012. Dalam perkara itu, penyidik menemukan dugaan kerugian negara hingga Rp2 miliar. Lanjutnya, ketujuh tersangka telah ditetapkan sejak 14 Maret 2013.(Was/Nal).

 

Check Also

Gubernur Aceh Minta Dinas Terkait Pastikan Harga Daging Meugang Dibawah 130 Ribu Per Kilogram

Banda Aceh, sidaknews.com – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta dinas terkait untuk memastikan harga daging …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *