Home » Daerah » Aceh » Kata Rafly, Kebangkitan Maritim Harus Dimulai Dari Aceh

Kata Rafly, Kebangkitan Maritim Harus Dimulai Dari Aceh

Rafly Kande Senator Asal Aceh di Jakarta Kunjungi Keramba Lobster di Ulee Lheue, Banda Aceh (Foto, Dok, TARMIZI A. GANI)
Rafly Kande Senator Asal Aceh di Jakarta Kunjungi Keramba Lobster Di Ulee Lheue, Banda Aceh     (Foto, Dok, TARMIZI A. GANI)

Banda Aceh, Sidaknews.com – Menyambut pencanangan program pemberdayan sektor maritim menbuat Rafly Kande salah seorang senator yang sering di sebut anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Aceh di Jakarta, hari ini Jumat 12 desember 2014, turun ke Ulee Lheue, Pinggir Kota Banda Aceh, dalam rangka saweu (jenguk) petani budidaya keramba “Lobster”.

Dalam kunjungan Rafly sang senator yang cukup terkenal di seluruh Aceh tersebut mengatakan, gerakan membangun sektor maritim demi pembangunan ekonomi rakyat sudah seharusnya segera di mulai dari ujung barat Indonesia, dalam hal ini adalah laut Aceh.

Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh yang juga aktivis pertanian dan peternakan Tarmizi A. Gani yang mendapat kesempatan ikut bersama dalam kunjungan Rafly kebeberapa daerah di Banda Aceh, bisa merasakan sikap dan keprihatinan yang tunjukkan Rafly terhadap Aceh cukup luar biasa.

Bahkan dalam sebuah kunjungan ke Ulee Lheue Banda Aceh, Rafly sempat mengutarakan kepada para petani keramba, saya akan perjuangkan kemajuan petani keramba, petani tambak dan pelaut di Jakarta apa lagi wilayah Aceh yang dikelilingi oleh laut yang cukup luas dan berpotensi, ujar Rafly.

Rafly yang pernah terkenal lewat music etnik dan kini menjadi salah seorang perwakilan Aceh di Jakarta, menyampaikan bahwa komite (II) DPD RI telah mengusulkan tentang undang-undang perlindungan nelayan pada rapat Program Legislasi Nasional (Prolegnas), kita akan bersama-sama membangun nelayan Aceh dan Indonesia, serta sejumlah sektor lain yang juga tidak boleh kita kesampingkan, jelas Rafly.

Untuk menjaga aset kekayaan laut Indonesia kita harus bangun satu titik sentral pengawasan laut di mulut selat malaka dengan ukuran standart International, sehingga para penjarah laut dan pulau-pulau yang tersebar di wilayah Aceh selamat dari penjarahan penjahat laut, tegas Rafly.

Dan, Kedatangan Mentri Perikanan dan Kelautan Indonesia Susi Puji Astuti dalam beberapa hari kedepan, akan kita sampaikan menyangkut pentingnya laut Aceh yang sarat dengan potensi dimasukkan dalam pembangunan prioritas maritim Indonesia, tukas anak muda yang di percaya menjadi Senator Aceh di Jakarta ini. (Tarmizi A. Gani)

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>