Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Kejaksaan Tinggi Kepri Tangkap Tersangka Korupsi Alkes Anambas Di Banten

Kejaksaan Tinggi Kepri Tangkap Tersangka Korupsi Alkes Anambas Di Banten

Tersangka Kasus
Tersangka Kasus Pengadaan Alkes Kabupaten Anambas Saat digiring dari Bandara RHF Tanjungpinang.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Sejak dinyatakan borunan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kepri Direktur CV Intan Diantika, Yuni Widianto, yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (Alkes) Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2009. Akhirnya pihak Kejaksaan Tinggi Kepri menangkap Tersangka di tempat persembunyiannya di Banten.

Tersangka Yuni Widianto Direktur CV.Intan Diantika langsung dijemput dari pesawat dan diboyong ke Kejaksaan Tinggi Kepri menggunakan mobil operasional, begitu tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

Dengan menggunakan jilbab dan jaket biru, tersangka yang tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta, langsung dikawal Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksan Tinggi Kepri keluar dari ruang VVIP Terminal Bandara RHF Tanjungpinang, Rabu (2/4/2014) sekitar pukul 7.00 WIB.

Saat tiba di Bandara RHF Tanjungpinang, Yuni terlihat hanya seorang diri dan diapit dua orang dari tim Kejaksaan Tinggi Kepri.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kepri Yulianto SH, yang turut dalam tim penangkapan, mengatakan pihaknya terpaksa menggunakan pesawat membawa tersangka dari Jakarta, pasca penangkapan yang dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB di rumah wanita ini, Jalan Gunung Harum RT 01/RW 14 Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Selasa (1/4/2014).

“Untuk keterangan lebih lanjutnya, nanti kita konferensi pers di Kejaksaan Tinggi Kepri aja,” kata Yulianto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penangkapan Yuni dilakukan atas kerja sama Kejaksaan Tinggi Kepri dengan Kejaksaan Agung RI.

Yuni merupakan Direktur CV Intan Diantika, dalam pengadaan proyek pengadaan alat kesehatan Kabupaten Anambas dengan alokasi dana Rp3,5 miliar dari APBD Kabupaten Anambas, yang ditetapkan tersangka bersama mantan Kepala Dinas Kesehatan dr. Sofiyan dan PPTK dr. Tajri.

Namun saat penetapan tersangka, Yuni sempat melarikan diri dan buron hingga ditetapkan Kejaksaan Tinggi Kepri termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).(BT)

Check Also

Salah satu Sertifikat praktek kerja industri.

Siswa SMKN 1 Malili Lulusan 2016 Masih Ada Yang Belum Menerima Ijazah

Lutim, sidaknews.com – Beberapa siswa SMKN 1 Malili tahun ajaran 2016 lalu, tidak menerima ijazah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>