Home » Berita Foto » Kejari Hibahkan Tanah Untuk Pemko

Kejari Hibahkan Tanah Untuk Pemko

12345
 Penandatanganan Berkas Tanah Hibah Dilakukan Langsung Oleh  Kepala Kejari Kota Tanjungpinang, Herry Ahmad Pribadi, SH. MH Dan Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, menerima tanah seluas 1.145 meter persegi yang berlokasi di Jalan Bakar Batu.

Tanah tersebut merupakan hibah dari Kejari Tanjungpinang yang merupakan tanah sitaan atas perkara penggelapan karena jabatan.

“Kasusnya sendiri sudah ada sejak tahun 1956 dengan terpidana Tan Chai Kie. Bahkan Kejari juga belum ada saat itu.” Ujar Herry Ahmad Pribadi, SH. MH, selaku Kepala Kejaksanaan Negeri Kota Tanjungpinang, Senin (22/12), saat penyerahan di kantor Kejari.

Dikatakan Herry, penyerahan ini merupakan tanggungjawab Kejari sesuai dengan otoritas wilayahnya. Perintahnya sendiri, Kata Herry, langsung dari Kejaksaan Agung.

“Penyerahan hibah ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang agar asset tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, sendiri mengatakan, tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan kantor Kelurahan Kemboja, sesuai dengan permohonan awalnya.

1235
Wako Dan Kepala Kejari  Bersalaman Saat Menunjukkan Surat Tanah Hibah.

“Pemko sudah berkonsultasi dengan Kejari supaya lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sarana dan prasarana kantor pemerintahan. Alhamdulillah permohonan tersebut ditanggapi positif oleh Kejari.” Ujar Lis.

Penandatanganan berkas tanah hibah dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi, SH.MH dan Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH dengan disaksikan oleh Sekda Kota Tanjungpinang Drs. Riono, M.Si dan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah Kota Tanjungpinang Darmanto.

Mengenai bangunan yang ada di tanah tersebut, Lis mengatakan akan melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada penghuni bangunan.

“Kita akan selesaikan dengan memperhatikan azas kemanusiaan juga. Karena sebagai tanah sitaan, penghuni bangunan tersebut tidak bisa dibilang sebagai ahli waris.” Kata Lis.

“Pemanfaatan lahan tersebut juga untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.” Katanya lagi. (Erva/Eko/Mela)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>