Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » Kejari Siap Usut Kasus “Tangki Kencing”

Kejari Siap Usut Kasus “Tangki Kencing”

BBM Makasar2MAKASSAR,Sidaknews.com – Kejaksaan Negeri Makassar merespons upaya penyelidikan kasus transaksi gelap tangki kencing yang melibatkan sejumlah perusahaan distributor BBM di Makassar. Lembaga ini bahkan tinggal menunggu laporan resmi untuk segera memulai penyelidikan.

Sementara itu, Polda Sulsel terus mengumpulkan bukti-bukti mengenai titik-titik penimbunan BBM subsidi serta siapa-siapa yang terlibat di dalamnya. Diakui, Polda juga telah mengantongi beberapa nama perusahaan, dan kini tinggal mendalami peran mereka.

“Sampai sekarang kami masih melakukan pulbaket terkait lokasi-lokasi penyelundupan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi di Makassar serta daerah lain. Sudah ada beberapa lokasi yang sudah masuk dalam data kami cuma masih dalam proses Penyelidikan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Endi Sutendim kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya masih terus mendalami penyelidikan atas aksi-aksi penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dijual ke industri.

Menurutnya, penyidik membutuhkan banyak informasi dari masyarakat di mana letak lokasi penimbun bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi serta perusahaan mana saja yang diindikasikan terlibat praktik gelap ini.

“Tentunya kita akan menindaklanjuti informasi yang ada. Kita tengah mematenkan bukti-bukti mengenai pelakunya serta titik-titik di mana tempat pelemparannya,” terangnya.

Selain penyelundup, polisi juga mengkaji keterlibatan pihak SPBU dalam transaksi solar subsidi.
“Tentu semua ikut diselidiki,” kata Endi.

Kepala Peksi Pidana Khusus Kejari Makassar Joko Budi Darmawan mengatakan, pihaknya siap melakukan penyelidikan terhadap kasus penyelundupan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi yang dijual ke industri.

“Jika ada unsur kerugian negara jelas kejaksaan juga punya kewenangan menanganinya. Tinggal menunggu laporan saja untuk kita usut,” tandas Joko.

Ia menunggu dari dua jalur untuk bisa menangani kasus ini. Pertama menunggu pelimpahan dari kepolisian. Kedua, menindaklanjuti laporan langsung dari masyarakat.”Kalau ada tentu kami harus siap,” katanya.

Yang akan diusut Kejari kata Joko didasarkan pada indikasi keterlibatan. Diantaranya, penimbun, distributor BBM bahkan sampai SPBU jika ditemukan turut dalam praktik ini.

Menanggapi kasus ini DPRD Sulawesi Selatan akan mengagendakan pertemuan dengan pihak Pertamina guna membahas dugaan penyelundupan solar subsidi melalui praktik tangki kencing. Pertamina diharapkan terbuka mengenai kasus ini agar bisa diketahui secara jelas modus maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Taufiq Zainuddin kepada Wartawan (19/3) mengungkapkan, Pertamina sebagai mitra kerja harus terbuka melaporkan kasus ini. Sebagai leading sektor, Pertamina kata dia, tentu memiliki data mengenai distributor BBM dan potensi-potensi mereka dalam penyelundupan.

“Kita akan bicarakan di internal komisi lalu melayangkan surat panggilan ke pihak Pertamina. Pertamina perlu mengklarifikasi ini agar tidak terus berkembang, karena ini kejahatan terorganisir,” ujar Taufiq.

Legislator PPP Sulsel ini bahkan berharap pihak Pertamina juga dapat menghadirkan minta kerjanya yakni pemilik SPBU atau perusahaan distributor minyak solar bersubsidi.

“Kita berharap agen atau mitra kerja Pertamina juga dapat dihadirkan, terutama yang dilaporkan terlibat kasus tangki kencing,” pungkasnya. (BKM)

Check Also

Anggota Ramil 09/DAM Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Aceh Timur, sidaknews.com  – Warga Gampong Kedai Kecamatan Idi Cut Kabupaten Aceh Timur dikejutkan dengan Api yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *