Home » Berita Foto » Kejati Kepri Limpah BAP 2 tersangka Korupsi Faspel Berakit Kepada Kejari Tanjungpinang

Kejati Kepri Limpah BAP 2 tersangka Korupsi Faspel Berakit Kepada Kejari Tanjungpinang

Dua tersangka kasus pembangunan Faspel Tanjung Berakit Kabupaten Bintan.
Dua tersangka kasus pembangunan Faspel Tanjung Berakit Kabupaten Bintan.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Dinyatakan lengkap berita acara pemeriksaan (BAP) dua tersangka korupsi proyek pembangunan Fasilitas Pelabuhan (Faspel) Tanjung Berakit Kabupaten Bintan yaitu Binsar Simanjuntak dan Firmansyah. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri kepada Kejaksaan Negeri Tanjungpinang jum’at (26/9).

Kedua tersangka tersebut, yakni Binsar Simanjuntak selaku kontraktor sekaligus direktur dari PT.Siman Eranesia Ardres Plan, serta Firmansyah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari pelaksanaan proyek Faspel tahun anggaran 2010 dan 2011 di Bintan senilai Rp22,5 miliar dari Rp 1,589 miliar yang diduga telah di korupsi.

“Pelimpahan berkas perkara ini, setelah tim penyidik Kejati Kepri merampungkan semua berita acara pemeriksaan (BAP) masing-masing tersangka, termasuk barang bukti yang kita peroleh atas dugaan korupsi yang mereka lakukan untuk dibuktikan pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Koruosi Tanjungpinang nanti,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Yulianto SH MH.

Diterangkan, hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan tim penyidik Kejati Kepri selama ini, didapati modus operandi yang dilakukan tersangka pada pelaksanaan proyek Faspel dari Pemerintah Pusat melalui Satker Fasilitas Pelabuhan Laut Khusus Pulau Terluar Kementerian Perhubungan telah menganggarkan Rp16 milliar lebih pada 2010, dan Rp6,5 miliar pada tahun 2011 untuk pelaksanaan fasilitas pembangunan pelabuhan laut di Tanjung Berakit Bintan.

Namun kenyataannya, kendati pelaksanaan pekerjaan sudah selesai, tetapi PPK dan kontraktor pelaksana masih tetap melaksanakan pekerjaan dengan membuat adendum di luar dari aturan yang berlaku, Keppres 80 tentang pengadaan barang di pemerintah.

“Modus operandi korupsi pekerjaan proyek faspel dilakukan dengan cara memanipulasi spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan proyek. Selain itu, PPK dan kontraktor juga melakukan unsur melawan hukum atas adendum yang dilakukan, pada 7 item kegiatan pekerjaan pada kegiatan proyek, hingga merugikan keuangan negara,” ungkapnya.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka dapat dijerat dengan pasal 2 juncto pasal 3 junto pasal 9 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Pelimpahan berkas, berikut tersangka dan barang bukti ke JPU tersebut, sesuai dengan lokasi tempat kejadian perkara (locus delicti-red) masih berada di wilayah di Kejari Tanjungpinang, untuk selanjutnya akan dilimpahkan secepatnya ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang,”ucapnya.

Pantauan di lapangan, kedua tersangka, Binsar Simanjuntak dan Firmansyah tiba di Kejari Tanjungpinang didampingi oleh dua Penasehat Hukumnya (PH) Agusutanto SH dan Mirwansyah SH, sekitar pukul 11.45 WIB melalui pengawalan oleh petugas Kejati Kepri.

Setiba di Kejari Tanjungpinang, kedua tersangka langsung masuk ke ruangan penyidik Pidsus untuk didata dan diteliti kembali.

Dalam perkara tersebut, tim penyidik Kejati Kepri telah menerima pengembalian semua kerugian negara Rp 1.589.634.771 dari tersangka Binsar Simanjuntak selaku Direktur PT Siman Eranesia Ardesplan (SEA). Uang tersebut telah disita dan dititipkan Kejati Kepri sebagai titipan barang bukti di Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Tanjugpinang baru-baru ini.(St)

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>