Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Kemendikbud dipecah, anggaran Dikdas dan Dikti akan terhambat

Kemendikbud dipecah, anggaran Dikdas dan Dikti akan terhambat

ilustrasi:Ujian Nasional
ilustrasi:Ujian Nasional

jakarta – Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Haryono Umar, mengaku khawatir dengan anggaran Pendidikan Tinggi sebesar Rp 41,5 triliun masih tersimpan di Kementerian Pendidikan Kebudayaan.

Sebab menurut dia, bila pembahasan pemindahan anggaran itu tak segera dilaksanakan, maka dia merasa bakal ada masalah besar menghadang.

“Kalau ini pembahasan terhambat, ada kemungkinan perguruan tinggi akan terganggu sejak Januari. Siswa juga akan terganggu lalu terhambat,” kata Haryono kepada awak media di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (30/10).

Haryono mengatakan, dengan struktur baru kementerian bentukan Presiden Joko Widodo, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang tadinya bernaung di bawah Kemendikbud bakal bergabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Padahal, di Kemenristek belum ada alokasi anggaran buat Ditjen Dikti, yakni hanya Rp 700 miliar.

“Persoalan di Dikti itu kan banyak sekali. Seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta. Nanti anggarannya dibahas. Akan dipindahkan. Anggaran dikti kan Rp 41,5 triliun kan sekarang masih tergabung di Kemendikbud,” ujar Haryono.

Sementara itu, menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, kedatangan Haryono adalah buat membahas soal pendidikan antikorupsi.

“Koordinasi soal pendidikan antikorupsi,” tulis Priharsa melalui pesan singkat.
(sumber: merdeka.com)

Check Also

Ir H. Yusri Yusuf atau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi dan menyalurkan bantuan sembako kepada  korban angin kencang yang menimpa beberapa rumah di Desa Deah Pangwa Dusun Bale Ara Kecamatan Trienggadeng, Sabtu sore (25/3/2017).

Yusri Melon Kunjungi Korban Angin Puting Beliung 

Pidie Jaya, sidaknews.com – Ir H. Yusri Yusuf aatau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>