Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Keterlibatan AG, Polisi Masih Didalami

Keterlibatan AG, Polisi Masih Didalami

Kapolres Tanjungpinang AKBP Dwita Kumu Wardana.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Dwita Kumu Wardana.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Keterlibatan AG, oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang disebut-sebut ikut ambil peran dalam kasus penimbunan BBM jenis Solar pada beberapa waktu lalu. Namun hingga sekarang pihak Polres Tanjungpinang pihaknya masih sulit menbuktikan keterlibatan AG menjadikan tersangka.

Ke empat tersangka dugaan penyelewengan BBM solar bersubsidi dari APMS PT Tiga Daya Bintan Perkasa di Dompak tersebut yakni, Syahgunandar sebagai koordinator, Bimo sebagai pembawa Mobil Tangki, serta Jupensisus selaku Kapten kapal tug boat MT Lautan Kakap serta Febrian selaku pengawas kapal.

Kapolres berjanji, jika dalam fakta persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang nantinya terungkap, adanya dugaan keterlibatan AG sebagai penyandang dana sebagaimana berita berkembang, maka tim penyidik Polres Tanjungpinang, tidak segan-segan untuk siap dan segera menyikat sebagai upaya menindaklanjuti perkara tersebut.

“Kesulitan kita saat ini untuk menjerat yang bersangkutan (AG) ikut terlibat sebagai tersangka, karena masih kurangnya dua alat bukti yang menguatkan,” kata Kapolres pada sejumlah wartawan dalam menindak lanjuti dugaan kasus penimbunan solar tersebut, Rabu (23/10).

Disamping itu, lanjut Kapolres, keterangan dari empat tersangka yang telah dimasukan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Polres Tanjungpinang atas dugaan keterlibatan AG sebelumnya, juga telah mereka (tersangka) tarik kembali.

“Kondisi itu terjadi setelah ke empat tersangka didampingi oleh penasehat hukumnya (PH),” ungkap Kapolres.

Meskipun demikian, penyelidikan dugaan kasus penimbunan BBM besubsidi jenis solar tersebut tidak akan berhenti sampai disitu, melainkan akan terus didalami, termasuk mengkap sebanyak lima orang tersangka lain yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Hal lain juga menunggu hasil persidangan dari empat tersangka atas dugaan keterlibatan AG dalam perkara ini.

“Surat DPO ke lima tersangka yakni atas nama inisial Su, selaku Mandor dan APMS, termasuk Ir, Jh dan Gu tersebut sudah kita kirim ke Polda untuk diteruskan ke Mabes Polri, karena perkara ini juga telah mendapat perhatian khusus dari Mabes Polri,” ucap Kapolres.

Menurut Kapolres, dalam penyelidikan dugaan kasus solar tersebut, termasuk kaitanya dengan untuk menetapkan AG sebagai tersangka, tidak bisa hanya sekedar menggunakan logika belaka, melainkan harus dilakukan sesuai fakta dan bukti petunjuk yang kuat berdasarkan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Dalam menangani suatu perkara tindak pidana, termasuk menjerat AG sebagai tersangka, tidak bisa hanya sekedar menggunakan akal dan logika belaka, melainkan harus melalui fakta dan dua alat bukti yang cukup kuat,”ucap Kapolres.

Sebagaimana diberitakan, penyidik Polres Tanjungpinang telah menyerahkan dan melimpahkan berkas berikut 4 tersangka masing-masing Syahgunandar, Bimo, Jupensisus, Febrian, bersama sejumlah barang bukti penyelewengan BBM subsidi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Penyerahan tahap II, tersangka dan barang bukti, berupa satu unit tag boat MT Lautan Kakap, 16.000 liter ditambah 470 Liter BBM subsidi dan mobil tanki air yang digunakan pelaku diserahkan penyidik Polres Tanjungpinang ke jaksa, Selasa (21/10). Hal itu dibernarkan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ristianti Anggraeni SH.

“Dengan telah diserahkan berkas dugaan tindak pidana penyelewengan BBM solar bersubsidi ini, maka pihaknya dalam waktu dekat segera melimpahkan berkas perkara ke 4 tersangka tersebut untuk disidangkan di PN Tanjungpinang,”katanya.

Dalam pengakuan tersangka, pelaksanaan pembeliaan dan Penjualan BBM solar, dari APMS PT Tiga Muda Bintan Perkasa sudah dilakukan selama 3 bulan, dan selanjutnya BBM dijual kepada PT Batam Energi Persada (BEP) melalui salah seorang pembeli inisil Sn, yang diangkut oleh MT Lautan Kakap.

Terhadap kasus tersebut, ke 4 tersangka dijerat dengan pasal tunggal pasal 55 UU nomor 22 Tentang Migas Jo Pasal 55 jo pasal 64 KUHP. (Sn)

Check Also

Indri Ayu Astuti Dapat Bantuan Kursi Roda Dari Polres Madina

Panyabungan, sidaknews.com – Indah Nurhayati yang rela menggendong kakaknya Indah Indri Ayu Astuti setiap berangkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *