Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Ketua DPD RI Kunjungi Bendungan Bergerak Bajayu Tebingtinggi

Ketua DPD RI Kunjungi Bendungan Bergerak Bajayu Tebingtinggi

Keterangan gambar: DIULOSI “Ketua DPD RI Iman Usman saat berkunjung ke Kota Tebingtinggi diulosi Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasiuan dan Wakil Walikota H Oki Doni Siregar sebelum meninjau Bendungan Gerak Bajayu Sei Padang”.
Keterangan gambar:
DIULOSI “Ketua DPD RI Iman Usman saat berkunjung ke Kota Tebingtinggi diulosi Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasiuan dan Wakil Walikota H Oki Doni Siregar sebelum meninjau Bendungan Gerak Bajayu Sei Padang”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Ketua DPD RI Irman Usman bersama Parlindungan Purba dan Dedi Iskandar serta tokoh masyarakat Sumut H Rahmadsyah dan rombongan lainnya menyambangi kediaman Walikota Tebingtinggi sekaligus menyempatkan diri meninjau Bendungan Bergerak Bajayu yang ada di Kota Tebingtinggi, Minggu (7/12).

Rombongan di sambut langsung Walikota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM bersama sejumlah unsur Muspida dan jajaran SKPD Kota Tebingtinggi. Sebelum memasuki kediaman Umar Zunaidi Hasibuan, walikota menyempatkan diri menyematkan sehelai ulos kepada Ketua DPD RI Irman Usman, sebagai simbol kebesaran sekaligus salah satu ciri khas Sumatera Utara.

Mewakili rombongan, Parlindungan Purba menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka, sekaligus meminta masukan seputar rancangan program pembangunan di daerah terkait masa reses mereka, termasuk meminta penjelasan seputar rencana pembangungan Bendungan Bergerak Bajayu yang ada di dua wilayah Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Ketua DPD RI Irman Usman, dalam dialognya menjabarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi ) mereka di parlemen. Irman juga meminta usulan dan masukan dari Walikota Tebingtinggi tentang jumlah warga miskin kota yang terdata secara rinci untuk selanjutnya melalui DPD menindak lanjuti kekementerian yang bersangkutan. “Apa saja yang menjadi masalah dan apa saja yang menjadi kebutuhan di daerah kabupaten kota seluruh Indonesia menjadi pembahasan DPD dan DPR RI”, terang Irman.

Usai dialog di kediaman Walikota Tebingtinggi, rombongan melanjutkan dengan melakukan peninjauan ke lokasi Bendungan Bergerak Bajayu. Di lokasi, rombongan mendapat penjelasan sekaligus paparan secara tekhnis dari Badan Waduk dan Sungai (BWS) Sumut II.

Dalam kesempatan itu, Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM menyampaikan bahwa awal rencana pembangunan bendungan terkait masalah banjir yang setiap tahun melanda Kota Tebingtinggi, di tambah lagi adanya bronjong batu kali dan bendungan. “Untuk mengatasi back water, maka dirancanglah bendungan bergerak selain dapat mengatasi banjir di Tebingtinggi, ribuan hektar sawah yang ada di kawasan Sergai tetap dapat di airi secara tekhnis“, terang Umar.

Dipaparkan bahwa manfaat yang timbul setelah selesainya pembangunan proyek ini cukup banyak, dari 7.558 hektar lahan persawahan setiap hektar mampu menghasilkan gabah sebanyak 14 ton per hektar pertahun, bila harga gabah Rp 4.000 per kilo dan di kalikan 7.558 hektar, maka satu tahun cukup untuk membiayai proyek ini.

“Proyek ini sangat fleksibel dan tidak merugikan negara, untuk proyek berskala seperti ini, kami minta melalui DPD untuk mengusulkan pada pemerintah agar melakukan kebijakan, tidak melakukan sistem pembatasan anggaran per 31 Desember, sistem ini mematikan dan prosesnya berulang dan panjang sekali, Bajayu adalah proyek multy year hingga 2017, untuk ini kami memohon pemerintah untuk tetap meluncurkan tanpa melakukan pembatasan biarlah terus meluncur”, pinta Umar Zunaidi.

Menurut Walikota Tebingtinggi, satu hal yang terpenting adalah memberi himbauan dan menegosiasi kepada semua pihak untuk berperan serta ikut menjaga kelestarian Sungai Padang, mulai dari hulu hingga hilir. Menurut survey, debit air Sungai Padang 20 liter perdetik.

Pemko Tebingtinggi telah melakukan MoU dengan Pemkab Sergai untuk menjadikan kawasan ini menjadi SPAM Regional, untuk air minum regional dan juga memungkinkan untuk membangun turbin hidromini dan ini semua masih membutuhkan persetujuan dari kementerian terkait. (Hans)

Check Also

Dinas kehutanan Provinsi Sumut selidiki banjir bandang di kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – akibat maraknya penebangan liar disekitar gunung lubuk raya, pihak Dinas Kehutanan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *