Sabtu , 25 Maret 2017
Home » Berita Foto » Ketua PN Tanjungpinang Dijabat Parulian Lumbantoruan

Ketua PN Tanjungpinang Dijabat Parulian Lumbantoruan

Poto
Poto bersama Ketua Pengadilan lama Prasetyo dan penggantinya Parulian Lumbantoruan beserta staf.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Ketua Pengadilan Tinggi Pekan baru Dr.Nommy H T Sihaan SH.MH melantik Parulian Lumbantoruan menjabat Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungpinang.

Pengambilan sumpah pelantikan dan serah terima jabatan dari mantan Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungpinang, Prasetyo Ibnu Asmara SH MH kepada Parulian Lumbantoruan SH MH. Acara ini dilaksanakan dalam sidang luar biasa di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Tanjungpinang,Rabu (23/4)

Acara ini dilaksanakan Ketua Pengadilan Tinggi Pekan Baru, Dr Nommy H T Siahaan SH MH dalam sidang luar biasa di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (23/4).

“Hari ini resmi, Parulian ditunjuk sebagai Ketua PN oleh Ketua MA. Tentu promosi baginya karena ada alasan tersendiri kenapa ditunjuk. Karena sebagai ketua membutuhkan pimpinan yang berpengalaman dan berbagai kriteria lain,” amanat Nommy.

Dengan berbagai macam pengalaman, Parulian, diharapkan tentunya dapat menjalankan tugasnya untuk seluruh PN Tanjungpinang. Apalagi Tanjungpinang yang berbatasan dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura, berkaitan dengan penanganan berkaitan pidana khususnya pabean, traficking, dan TKI membutuhkan penanganan lebih baik.

Banyaknya kasus pidana dan perdata yang harus diselesaikan, tentunya harus diantisipasi pengerjaan cepat. Untuk itu butuh pengalaman dan keterbukaan informasi berdasarkan IT yang telah dibuat dan dicanangkan oleh MA dan jajaran pengadilan tinggi.

“Saya minta dengan pelayanan berbasis efektif dan IT, saudara harus melakukan penanganan kasus dengan cepat, baik, dan kredible. Karena hal itu tidak bisa ditunda-tunda di pengadilan manapun,” kata Nommy.

Pengadilan tentu tidak luput dari pengaduan dan tidak boleh ditutupi. Menanganinya, setiap kebijakan harus dilakukan persuasif, antisipatif dan bila perlu korektif. “Dalam hal ini pengadilan tinggi selalu berada dibelakang saudara”.

Mahkamah Agung juga tidak jemu-jemu melakukan perubahan manajemen agar unsur masyarakat selaku pencari keadilan bisa memperolehnya. Maka semua pengambil keputusan di PN harus berdasarkan visi misi MA.

Nommy, juga mengatakan Ketua MA, Maret kemarin di batam, telah menekankan garis penting untuk memberi pelayanan cepat penanganan perkara. Maka pejabat dan pimpinan yang tidak sanggup dipersilahkan mundur untuk dapat diganti dengan yang lain yang bisa berikan kontribusi yang lebih baik.

Masyarakat menantikan hak mereka, oleh sebab itu sebagai aparatur, penanganan yang berlarut-larut adalah ketidak adilan. “Untuk itu mari kita lakukan perubahan. Kekuatan itu terletak di baku pemimpin. Jangan takut membuat perubahan sepanjang itu demi kebaikan. Tapi perubahan harus selalu prinsip on the track,” kata Nommy.

Sementara itu, Parulian, mengatakan, sebagai pejabat baru di PN Tanjungpinang, terlebih dahulu lakukan konsolidasi internal dulu. PN juga kedepan akan ada keterbukaan informasi baik IT dan persidangan.

Terkait penanganan kasus yang melibatkan warga negara asing harus dilaksanakan dengan baik dan murni untuk kedua belah pihak untuk penegakan hukum.

Parulian yang sebelumnya hakim PN Bandung ini mengatakan sesama penegak hukum, PN juga akan selalu berkordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan. Tentunya masing-masing instansi sudah punya standar operasional prosedur yang nantinya harus saling melengkapi.Ungkapnya.(HK)

Check Also

Anggota BPKP Sultra. Armadi saat melakukan pemeriksaan, ketika disambangi wartawan.

Anggota DPRD Konut Nilai Oknum BPKP Sultra Tidak Profesional Menjalankan Tugas

-Terkait Penggeledahan Rumah Mantan Bendahara Sekretariat DPRD Tanpa mekanisme Wanggudu, sidaknews.com – Dewan Perwakilan Rakyat …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>