Home » Berita Foto » Kinerja Disbudpar Karawang Dipertayakan

Kinerja Disbudpar Karawang Dipertayakan

Tugu Proklamsi menyimpan banyak Catatan sejarah,sebagai identitas kota Karawang yakni Kota Pangkal Perjuangan
Tugu Proklamsi menyimpan banyak Catatan sejarah,sebagai identitas kota Karawang yakni Kota Pangkal Perjuangan.

KARAWANG,Sidaknews.com – Tugu Proklamasi yang merupakan tempat sejarah harus dipelihara dan dirawat secara baik karena merupakan Pangkal Perjuangan Kemnerdekaan Republik Indonesia yang mempunyai banyak catatan sejarah, tapi saat ini kondisi tugu berbanding terbalik dengan susasana Semrawut serta tidak aman lagi untuk dikunjungi.

Ahmad salah satu Pemerhati Sejarah, mengatakan, didirikannya tugu proklamasi ini karena rengasdengklok ini memiliki nilai sejarah yang sangat panjang yakni peristiwa penculikan yang dilakukan sejumlah pemuda terhadap Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno atau yang lebih dikenal Bung Karno dan Wakilnya Mohammad Hatta. kedua tokoh Proklamator tersebut diasingkan di rumah Djiaw Kie Siong yang tepatnya kini dirumah sejarah.

“Tugu Proklamsi menyimpan banyak Catatan sejarah,sebagai identitas kota Karawang yakni Kota Pangkal Perjuangan.” ujarnya.

Dikatakannya,Seharusnya Peran Disbudpar Karawang harus ada,karena melihat banyaknbya peristiwa yang terjadi di Tugu Proklamasi seperti Peristiwa Pemerkosaan terhadap Siswa SMPN serta buruknya insfrakstrukturnya seperti Lampu Penerangan,Petugas Kebersihan,serta Pengamanan.

Dishubpar Karawang“Tugu Proklamasi sekarang sudah dicap jelek terkait peristiwa kasus Pemerkosaan yang membuat menjadi isu nasional,Peran disbudpar selaku Pengelola dipertanyakan kinerjanya hingga membuat sudah tidak aman lagi untuk dikunjungi,”katanya.

Ditambahkan Ahmad,Tugu Proklamasi yang ada di Rengasdengklok ini adalkah aset nasional yang seharusnya dijaga dan dipelihara,jika kondisi ini selalu dibiarkan terus menerus akan rusak parah serta generasi penerus tidak akan mengetahui awal mulanya kemerdekaan serta pembuatan teks proklamasi ada di Rengasdengklok,”Soekarno pernah berkata Jas Merah(Jangan Pernah Melupakan Sejarah) seharusnya Pemerintah yakni Disbudpar diminta kepeduliannya karena ini aset nasional yang mempunyai catatan sejarah,jangan malu terhadap Purwakarta yang telah peduli terhadap Rengasdengklok,”Sindirnya.

Sementara itu,Camat Rengasdengklok Drs. Asep Wahyu saat ditemui dikantornya menurutnnya, Harus ada kejelasan terkait kondisi area Tugu Proklamasi siapa yang memiliki tanggungjawab dalam pemeliharaan. Jika itu, Camat maka ketika adanya pelanggaran Camat tersebut bisa dimintai tanggungjawabnya. Tidak seperti saat ini yang terkesan saling lempar tanggungjawab terhadap pemeliharaan Tugu Proklamsi.

“Kejadian yang mengegerkan kemarin itu, pihak kecamatan sebelumnya sudah menjlankan ronda malam. Walaupun sebenarnya tugu proklamasi itu kewenangan Disbudpar, tetapi dirinya dan satpol PP selalu mengontrol dan patroli terus,” pungkasnya.(ega)

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>