Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Kombatan GAM Tanam 13 Ribu Pohon Pisang Barangan di Alue Naga

Kombatan GAM Tanam 13 Ribu Pohon Pisang Barangan di Alue Naga

-Pemerintah Daerah Diminta Untuk Buatkan Jalan.

Keterangan Foto: Kebun Pisang Milik Tgk Tahe Alias singa Kota Mantan Kombatan Gam, di Alue Naga, Desa Pinto Rimba Kecamatan Peudada, Bireuen (Foto, Tarmizi A.Gani)
Keterangan Foto: Kebun Pisang Milik Tgk Tahe Alias singa Kota Mantan Kombatan Gam, di Alue Naga, Desa Pinto Rimba Kecamatan Peudada, Bireuen (Foto, Tarmizi A.Gani)

BIREUEN,Sidaknews.com – Sebuah kebun pisang barangan yang terletak di Alue Naga,Gampong (Desa-red) Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, terlihat sangat luas dan mulai hampir berbuah, kebun itu adalah milik Tgk Tahe Pasee alias Singa Kota yang merupakan salah seorang mantan kombatan GAM.

Untuk mendapat keterangan yang benar penulis berangkat ke lokasi pada Senin 19 Januari 2015. Tiba di Gampong Pinto Rimba yang berjarak sekitar 7 KM dari jalan Banda Aceh-Medan, Tgk Tahe mengarahkan penulis memboncengi sebuah kenderaan roda dua jenis GL Pro bersama seorang pengemudi ahli dari Gampong tersebut.

Kebun Tgk Tahe si mantan kombatan GAM yang pernah gencar melawan pemerintah Indonesia untuk menuntut kemerdekaan Aceh sebelum perjanjian damai di tandatangani di Helsinki 15 Agustus 2005, berjarak sekitar 6 KM dari jalan utama Gampong Pinto Rimba.

Dalam pengamatan penulis, Jalan menuju kesana cukup buruk dan parah sekali, beberapa kali kendaraan roda dua yang di tumpangi penulis hampir terjatuh, dan beberapa tempat penulis harus turun dari kendaraan, karena jalan sudah longsor.

Keterangan Foto: Jalan Menuju Lahan Perkebunan Warga di Alue Naga, Desa Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Bireuen Longsor dan Rusak Berat (Foto, Tarmizi A. Gani)
Keterangan Foto: Jalan Menuju Lahan Perkebunan Warga di Alue Naga, Desa Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Bireuen Longsor dan Rusak Berat (Foto, Tarmizi A. Gani)

“beginilah kondisi jalan kekebun kami setelah 10 tahun perdamaian”, celoteh Tgk Tahe ketika penulis dan seorang awak media eloktronik lainnya yang juga ikut kelokasi dengan susah payah.

Tiba di lokasi kami tercengan melihat kebun pisang yang luas, Tgk Tahe mengisahkan, kebun pisang ini mulai dikerjakan sejak 28 April 2014, dan pada bulan Juni mulai ditanami pisang barangan dengan jumlah 13.500 batang, karena ada yang mati, maka jumlah pisang yang masih hidup sampai sekarang sekitar 10.000 batang, mudah-mudahan bisa sampai ke masa panen nanti, harapnya.

Tgk Tahe menambahkan, yang sangat bermasaalah bagi kami petani di daerah Alue Naga adalah jalan yang sangat buruk, hancur dan parah sekali, kami ingin Bupati Bireuen dan Wakil, Gubernur Aceh dan Wakil, bahkan Presiden Indonesia dan Wakil untuk belajar turun kelapangan melihat nasib kami mantan kombatan GAM dan masyarakat petani yang harus hidup menderita di sini, pintanya.

Menurut Tgk Tahe alias Singa Kota, masyarakat meminta para mantan GAM untuk berusaha melobi pemerintah agar dibangun jalan ke lahan pertanian dan perkebunan di Alue Naga, Gampong Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, namun apakan daya hingga kini masih belum terlaksana, kata Tgk Tahe yang cukup rajin melakukan berbagai usaha pertanian dan perkebunan.

Terakhir, Tgk Tahe berharap selain Jalan yang harus di urus oleh pemerintah secepatnya, pemerintah juga harus terlibat dalam pembudayaan pisang di kawasan tersebut, menurut Tgk Tahe urusan ekonomi untuk mantan kombatan GAM dan rakyat Aceh sebenarnya bukan hanya urusan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Indonesia, Eropa juga terlibat dalam masaalah ini.

“sampai kapan kami harus menunggu janji manis pemerintah” ingat, kita sudah 10 tahun mengharungi dan mengagung-agungkan MoU Helsinki, tapi kami masih tetap menderita, pungkasnya.

Tumpuan dan harapan Tgk Tahe dan manta GAM lainnya di daerah tersebut, satu-satunya pada Mualem Muzakkir Manaf (Wakil Gubernur Aceh), semoga kami di perhatikan.(Tarmizi A.Gani)

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *