Home » Berita Foto » Komplotan Jambret Divonis 14 Bulan Penjara

Komplotan Jambret Divonis 14 Bulan Penjara

Jamret
komplotan Jambret divonis 14 bulan penjara

Tanjungpinang,Sidaknews.com – M Arifin alias Bedul (22), Ruswan alias Iwan alias Musang (23), dan Juliat Saputra alias Unyil (20), tiga terdakwa jambret ini dijatuhi hukuman selama satu tahun dan dua bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (5/6). Ketiganya bersalah menjambret pedagang ayam potong di Tanjunguban.

Jaksa Penuntut Umum Abdurrachman yang ditemui usai persidangan mengatakan, majelis hakim memutuskan bahwa ketiga terdakwa bersalah. Mereka dijatuhi hukuman selama satu tahun dan dua bulan penjara.

“Kami mengajukan tuntutan selama satu tahun dan empat bulan penjara,” ujarnya.

Namun, majelis hakim tidak sependapat dan mengurangi hukuman ketiga terdakwa dua bulan penjara.

Diberitakan sebelumnnya, Bedul, Iwan, dan Unyil melakukan penjambretan ini pada 25 Januari lalu. Mereka melihat seorang pedagang ayam potong, Rina Kurniawati, melintas di Pasar Tanjunguban.

Timbul niat dari ketiganya mengambil tas milik korban. Ketiganya yakin kalau Rina pulang berjualan membawa uang yang banyak.

Bedul masuk ke dalam mobil Toyota Vios miliknya. Dua rekannya yang lain menyusul masuk. Para terdakwa menunggu Rina selesai berjualan daging ayam potong.

Satu jam kemudian, Rina keluar dari pasar dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Bedul, Iwan, dan Unyil membuntuti dari belakang. Ternyata, Rina mampir ke Rumah Makan Ibu Padang di Jalan Indunsuri.
Usai membeli nasi bungkus, Rina melanjutkan perjalanannya pulang melalui Jalan Taman Sari. Iwan dan Unyil bersiap untuk beraksi.

Keduanya melepaskan baju yang dikenakan. Baju itu digunakan untuk menutup wajah. Tepat di depan dormitory PT Sancaya, Bedul kemudian memepet sepeda motor Rina hingga berhenti.

Ruswan keluar dari mobil dan berusaha merampas tas milik korbannya. Sementara itu, Iwan mengawasi keadaan sekitar. Rina berusaha melawan. Tarik-menarik tas terjadi diantara keduanya. Tali tas itu putus. Rina terjungkal ke belakang. Melihat kejadian itu, Bedul keluar dari mobil.

Ia berusaha membantu rekannya. Namun, Rina berteriak minta tolong.Melihat korbannya minta tolong, ketiganya langsung melarikan diri dari lokasi karena takut ketahuan warga.(SN)

Check Also

Wabup Sergai Darma Wijaya melantik dan mengukuhkan sebanyak 149 Pejabat Administrator Eselon III di lingkungan Pemkab Sergai bertempat di Aula Sultan Serdang kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (19/1).

Wabup Sergai Kukuhkan dan Lantik 149 Pejabat Administrator

*Darma Wijaya: Laksanakan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan dengan penuh tanggung jawab Sergai, sidaknews.com …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>