Jumat , 9 Desember 2016
Sidak Utama
Anda Bearada Pada: Beranda » Berita Foto » Kontraktor Jembatan Aek Naga Hatondulan Tidak Profesional

Kontraktor Jembatan Aek Naga Hatondulan Tidak Profesional

Keterangan Gambar : Terlihat 4orang warga membersihkan saluran sungai Aek Naga Hatonduhan.

Keterangan Gambar :
Terlihat 4orang warga membersihkan saluran sungai Aek Naga Hatonduhan.

-Tumpukan Sampah di sekitar Proyek Timbulkan Banjir.

Simalungun,Sidaknews.com – Proyek pekerjaan Jembatan Aek Naga Nagori Buttu Bayu Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun menimbulkan tanda tanya, pasalnya, Perbuatannya dianggap “biadap” setelah proyek selesai di kerjakan main tinggal saja tampa melakukan pembersihan.

Rizal Lubis warga Medan yang dianggap orang yang bertanggung jawab atas pelaksanaan di lapangan tidak bisa dimaafkan.Sementara puing bangunan berupa matrial batu dan 12batang pohon kelapa sebelumnya digunakan sebagai jalur sementara.

Pantauan langsung, Selasa (10/3) pukul 11.30wib terlihat 4 orang warga yang rumahnya kerap diguyur air banjir dari hasil luberan aliran air sungai yang mampet melaksanakan pemberishan saluran sungai.

Perilaku Rizal Lubis yang tidak bisa diteroril lagi fatal mengancam keselamatan hidup masyarakat Buntu Bayu, malah Rizal Lubis terkesan tidak peduli akan perbuatanya dan semena mena.

Martina br Nias dijumpai disela sela kesibukanya membersihkan saluran sungai sangat kesal melihat tingkah dan perbuatan Rizal Lubis selaku pelaksana proyek yang sumber dananya dari APBD Provinsi.

“Kami tidak tau pak entah kami dibayar karena kami membersihkan ini karena rumah kami sudah 2kali paska hujan deras kena banjir luapan aliran air sungai yang tidak mengalir akibat tumpukan sampah bekas bangunan. Jelasnya.

“Entah sudah dikasih pun ke boru Simanjuntak upah kami mana taulah kami karena kami bergotong royong supaya rumah kami tidak kena banjir lagi” tambahnya.

“Sudah bulan Desember 2014 silam selesai proyek ini dan dulu pak Lubis sebagai pemborongnya hanya mengeluarkan janji manis, karena waktu penyelesaian Lubis berjanji akan langsung membongkar gorong gorong serta membersihkan saluran tetapi hanya bohong” kesalnya.

Rizal Lubis melalui hubungan selular, Selasa (10/3) pukul 11.45Wib mengakui dirinya sebagai orang suruhan bukan merupakan pemilik perusahaan pelaksana proyek yang diduga terjadinya penyimpangan maupun pencurian volume dan mutu bangunan, berjanji dalam waktu yang cepat akan dilakukan pembongkaran dan pembersihan.

“Kami kan sudah suruh orang yang merupakan warga setempat untuk membersihkan saluran dan kami berikan upah sesuai dengan tenaga mereka” jelasnya.

“Secepat mungkin kami akan bongkar riol yang sebelumnya kami gunakan sebagai jalur sementara dalam tahapan pelaksanaan bangunan, dan kami janji akan secepat mungkin akan membongkar dan membersihkan puing bekas”tambahnya.

PU Bina Marga Provinsi Sumatera Utara diharapkan wanti wanti akan paket yang akan dikerjakan oleh perusahaan milik Rizal Lubis melihat hasil karya yang sangat mengancam keselamatan hidup masyarakat yang bermukim di areal proyek.

Pelajaran berharga yang bisa dipetik dari kejadian yang dipertontonkan oleh pemborong yang tidak memikirkan keselamatan hidup orang lain. (Syamp)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai (bintang) *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Scroll To Top