Kamis , 23 Maret 2017
Home » Berita Foto » KPK persilakan Tri Dianto minta penyidik periksa SBY & Ibas

KPK persilakan Tri Dianto minta penyidik periksa SBY & Ibas

kpk-persilakan-tri-dianto-minta-penyidik-periksa-sby-ibas2Jakarta,Sidaknews.com – Juru Bicara KPK Johan Budi SP mempersilakan Tri Dianto mengajukan saran kepada penyidik KPK untuk memeriksa SBY dan Ibas. Jika Tri Dianto menilai pentingnya keterangan dari SBY dan Ibas dalam kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang itu, menurut Johan, bisa langsung disampaikan kepada penyidik.

“Mengenai itu tentu bisa disampaikan ke penyidik KPK, apakah akan menjadi pertimbangan atau bahan terkait penyidikan, tentu akan divalidasi oleh penyidik sejauh mana keterangan Tri Dianto terkait kasus penyidikan KPK atau tidak, silakan dia katakan apa saja kepada penyidik,” ujar Johan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (31/10).

Namun, jika keterangan Tri Dianto yang menilai pentingnya kesaksian dari SBY dan Ibas tidak berkaitan dengan kasus, maka KPK tidak bisa memanggil keduanya. Sebab, yang tengah ditelusuri oleh KPK adalah dugaan penerimaan gratifikasi terkait hambalang, bukan Kongres Partai Demokrat.

“Keterangan seorang saksi tentu yang berkaitan dengan yang disidik KPK,” ujarnya.

Johan menambahkan, hingga saat ini, SBY dan Ibas tidak ada kaitannya dengan kasus tersebut. “Sampe saat ini tidak ada hal-hal yang berkaitan dengan itu. Apakah perlu ketua umum bertanggungjawab kongres. Ini kan gak ada kaitannya sama pelaksanaan kongres,” ujarnya.

Sebelumnya, Tri Dianto mengaku bingung mengapa dirinya dipanggil dalam kasus ini. Padahal, KPK seharusnya memanggil SBY dan Ibas selaku peran penting di dalam Kongres Demokrat. Ibas merupakan SC dalam penyelenggaraan Kongres itu.

“Seharusnya panggilan yang satu ini ditujukan buat Ibas selaku SC dalam kongres itu. Panggilan itu yang berhak menerima itu Ibas,” ujarnya lagi.

Tri juga mengatakan seharusnya untuk panggilan kedua KPK, ditujukan kepada SBY. Sebab, menurut Tri, SBY merupakan selaku dewan pembina partai demokrat dan pasti mengerti soal Kongres Demokrat.

“Panggilan yang kedua ini, seharusnya ditujukan kepada SBY, SBY ini selaku dewan pembina partai demokrat. Beliau adalah penanggung jawab kongres partai demokrat di bandung dan juga jadi timses andi,” ujarnya.

“Jadi KPK salah melayangkan surat ini. Saya di kongres hadir, saya sebagai ketua DPC dan peserta dan memberikan suara kepada Anas,” cetusnya.sumber.merdeka.com

 

Check Also

Pelanggar lalu lintas membayar denda yang dikenakan kepada kasir Bank BRI Cabang Langsa.

Polres Langsa Gelar Sidang di Tempat Bagi Pelanggar Lalu Lintas

Langsa, sidaknews.com – Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian resor Langsa bersama Pengadilan Negeri dan Kejaksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>