Kamis , 23 Maret 2017
Home » Berita Foto » KPPKE Tanjungpinang Gelar Pelatihan Satuan Pengaman Hutan

KPPKE Tanjungpinang Gelar Pelatihan Satuan Pengaman Hutan

Walikota Tanjungpinang saat photo bersama
Walikota Tanjungpinang saat photo bersama dengan sejumlah SKPD, Ketua PKK Tanjungpinang Hj.Yuniarni Pustoko Weni dan Efendy kaur Ops Bin Polres Tanjungpinang.

Tanjungpinnag,Sidaknews.com – Untuk mengoptimalkan fungsi hutan melalui program perlindungan hutan di Kota Tanjungpinang, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang menggelar pelatihan Satuan Pengamanan Hutan (Satpamhut), Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan, serta Pembinaan Masyarakat Sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing, Sabtu (18/10), di Hotel Bintan Plaza.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH dengan didampingi Kepala Dinas KP2KE Adnan, S.Sos serta sejumlah Kepala SKPD dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko weni.

Dikatakan Adnan, selain untuk melatih para Satpamhut yang bertugas membantu pemerintah dalam melindungi fungsi hutan lindung, tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan pola pokir dan menambah wawasan dikalangan pelajar dan masyarakat sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing tentang pentingnya fungsi hutan bagi kehidupan.

Selain itu, kepedulian dan peran serta masyarakat dalam melestarikan dan pemanfaat hutan lindung sebagai daerah ecowisata juga wajib ditingkatkan.

sebagai peserta  Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan
Walikota Kota Tanjungpinang H.Lis Darmansyah,SH saat menyematkan tanda kepada peserta Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan.

Oleh karena itu, lanjut Adnan, peserta sebanyak 215 orang dalam pelatihan ini terbagi menjadi 3, yaitu 15 orang peserta pelatihan Satpamhut yang dipilih dari masyarakat umum yang telah lulus kualifikasi, 100 orang pelajar sebagai peserta Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan, serta 100 orang warga sekitar Hutan Lindung Bukit Kucing sebagai peserta Pembinaan Masyarakat sekitar.

Lebih lanjut dikatakan Adnan, pelatihan Satpamhut dilaksanakan selama 7 hari. Sementara itu, pelatihan Pengembangan Mitra Kader Observasi dan Perlindungan Hutan dilaksanakan selama 2 hari, sedangkan Pembinaan masyarakat sekitar Hutan Lindung dilaksanakan selama 1 hari dengan narasumber dari Kepolisian Resort Tanjungpinang dan Satpol PP.

“Kegiatan ini tentunya dapat memberikan wawasan dan pengetahuan untuk menumbuhkan kesadaran kita betapa pentingnya fungsi hutan.” Kata Lis saat membuka acara. “Tanjungpinang dulu dan sekarang sangat berbeda. Perilaku masyarakatnya yang tidak peduli lingkungan menyebabkan banyak bencana alam yang terjadi.” Katanya lagi.

Bagaimana tidak, menurut Lis saat ini sudah banyak pohon-pohon yang dijumpai pada masa kecilnya tapi tidak lagi dijumpai di masa sekarang ini. “Kalau dulu pohon beringin itu akarnya kuat dan usianya lama, disekitar pohon beringin pasti ada sumber air. Tapi sekarang pohon-pohon malah ditebang sembarangan.” Ujar Lis.

“Seharusnya sudah kewajiban kita bersama untuk mempertahankan Tanjungpinang dengan kondidi alamnya.” Katanya. Lebih lanjut diungkapkan Lis, sebagai Satpamhut haruslah tegas dan memiliki nyali karena mereka bekerja dibawah hukum dan peraturan yang berlaku. “Satpamhut juga harus menguasai aturan, sehingga tidak takut untuk menegur pihak-pihak yang melakukan pengrusakan hutan secara sengaja. Kalau perlu laporkan kepada pihak yang berwajib.” Pesan Lis. (Erva/Mela)

Check Also

Peneliti Jaringan Survei Inisiatif, Aryos Nivada

Aryos: Sengketa Hasil Pilkada Kewenangan MK, Bukan Wewenang Mahkamah Internasional

Banda Aceh, sidaknews.com – Menyikapi statemen dari Bale Seumike Aneuk Nanggroe (BESAN) yang mengancam akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>