Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Kuasa hukum Faly Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan

Kuasa hukum Faly Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan

-Terkait Kasus Korupsi Bank Riau Kepri senilai Rp 1,2 Miliar.

Sidang kasus bank Riau
Sidang kasus bank Riau

Tanjungpinang,sidaknews.com – Eggy Sujana Kuasa Hukum Faly Kartini Simanjuntak (ditulis sebelumnya Fali), terdakwa kasus korupsi Bank Riau Kepri Rp 1,2 miliar mengajukan permohonan penangguhan penahanan atas dirinya kepada majelis hakim.

Hal ini disampaikan Fany melalui kuasa hukumnya, Eggy Sudjana dkk dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (25/8).

“Kami mohon agar majelis dapat mengabulkan permohonan ini,” ujar Eggy. Dasar pengajuan permohonan, kata Eggy, terdiri dari beberapa pertimbangan, salah satunya akibat kasus yang dituduhkan pada terdakwa, saat ini ia merasa depresi.Faly juga masih menjadi tanggungan orang tua dan belum menikah.”Hal ini juga menyangkut Hak Azasi Manusia (HAM) seseorang, serta permohonan orangtua terdakwa,” kata Eggy lagi.

Menanggapi permohonan terdakwa, majelis hakim yang diketuai Parulian Lumbantoruan dan dua hakim anggota Aji Suryo dan Fatan Riyadi akan mempertimbangkannya.

“Kita akan pertimbangkan dengan apa yang diajukan,” kata Parulian yang juga Ketua PN Tanjungpinang ini. Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Selain mengajukan penangguhan penahanan, terdakwa melalui penasehat hukumnya akan mengajukan tanggapan (eksepsi) terhadap dakwaan jaksa pada persidangan yang akan datang.”Selain itu, kita juga akan mengajukan eksepsi,” tambah Eggy.

Dalam dakwaan jaksa, terdakwa dikenakan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 9, jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi jo pasal 55 KUHP.

Sekedar diketahui, setelah sempat buron selama dua tahun Faly Kartini akhirnya ditangkap di Jakarta oleh tim Kejati Kepri dan Kejaksaan Agung beberapa hari lalu.

Dalam kasus ini, Fali bertindak sebagai penerima kucuran dana (debitur) senilai Rp 1,2 miliar dengan agunan sebuah rumah dan sebidang tanah yang diperkirakan nilainya hanya Rp 400 juta.

Akan tetapi, oleh mantan Wakil Direktur Bank Riau Kepri Khairuddin Menteng dan Subowo yang telah berstatus terpidana dalam kasus korupsi tersebut meloloskan pinjaman kredit dari Faly.

Kedua mantan pejabat di Bank Riau Kepri tersebut divonis hakim dengan hukuman selama satu tahun dan enam bulan penjara pada tahun 2012 lalu di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.(Dk)

Check Also

img-20170327-wa0020-1-640x427

Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Lutim, sidaknews.com – Sebagai upaya responsif jika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>