Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » Kurikulum 2013 Dibatalkan, Kembali ke Kurikulum 2006

Kurikulum 2013 Dibatalkan, Kembali ke Kurikulum 2006

Anies Baswedan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Foto: net
Anies Baswedan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Foto: net

Sidaknews.com – Kurikulum 2013 Dibatalkan, Kembali ke Kurikulum 2006 Kurikulum 2013 sudah ada keputusan dibatalkannya, oleh Anies Baswedan, selaku Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Keputusan tersebut berlaku mulai semester genap tahun 2014 dan tahun 2015. Dengan demikian, nantinya sistem pendidikan nasional akan kembali memakai Kurikulum 2006.

Keputusan Kurikulum 2013 Dibatalkan, Kembali ke Kurikulum 2006 sudah disampaikan oleh Anies Baswedan pada konferensi pers hari Jumat lalu, (5/12/2014).

Anies Baswedan menjelaskan malam itu pihaknya juga akan secara resmi mengirimkan surat keputusan kepada sekolah-sekolah di tanah air. Dikatakan Anies Baswedan, nantinya dipastikan adanya perbedaan perlakuan terhadap beberapa sekolah yang memang terbukti telah memakai Kurikulum 2013 selama 3 semester, dan juga yang belum memakainya.

Anies Baswedan menjelasan, jika terdapat hampir 201.779 sekolah yang sampai kini baru menerapkan Kurikulum 2013 kurang dari 3 semester. Untuk semua sekolah tersebut akan kembali memakai Kurikulum 2006. Adapun mengenai beberapa buku yang sudah mengacu pada kurikulum terbaru.

Anies Baswedan mengatakan, “Buku-bukunya silakan untuk dicetak dan diterima. Akan tetapi, untuk sementara waktu tidak dipakai dahulu sampai kepala sekolah dan gurunya merasa siap.”

Anies Baswedan mengakui, keputusan tersebut diambil karena Kurikulum 2013 banyaknya masalah yang perlu dievaluasi. Masalah dalam Kurikulum 2013 diantaranya, seperti kesiapan buku, masalah sistem penilaian, penataran guru, juga pendampingan guru dan kepala sekolah yang sampai sekarang belum merata.
Khusus bagi sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 yang dimulai bulan Juli 2013 dan akan terus memakainya kurikulum 2013, maka sekolah yang memakai kurikilum 2013 akan dijadikan salah satu sekolah percontohan.

“Sekolah-sekolah tersebut diminta untuk mempersiapkan diri dalam menjalani bimbingan dan panduan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Anies Baswedan.

Sumber:databerita.com

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>