Home » Berita Foto » Kursi Partai Golkar Purwakarta Merosot, diduga akibat tak miliki Saksi Partai disejumlah TPS

Kursi Partai Golkar Purwakarta Merosot, diduga akibat tak miliki Saksi Partai disejumlah TPS

Sapei Kiri Mustopa kanan
Sapei Kiri Mustopa kanan.

Purwakarta,Sidaknews.com – Adanya dugaan penggelapan dana saksi yang telah dialokasikan DPP Partai Golkar kepada DPD Partai Golkar Purwakarta untuk 1630 TPS pada Pileg 9 April lalu, diduga berimbas pada turunnya jumlah kursi untuk Legislatif dari Partai Golkar Purwakarta.

Walaupun perolehan suara Calon Legislatif dan Suara Partai Golkar tinggi namun perolehan kursi sementara menurun, yang semula 11 kursi DPRD Kabupaten dari Partai Golkar namun pada Pileg yang berlangsung beberapa hari yang lalu diprediksi akan menghasilkan 8 kursi DPRD Kabupaten.

Tidak adanya saksi dari Partai Golkar disejumlah TPS dituding sebagai salah satu penyebabnya, ditambah lagi adanya dugaan penggelapan dana saksi TPS dari Partai Golkar yang tidak diberikan kepada saksi TPS melalui PK dan PD diperparah dengan tidak ditempuhnya mekanisme Partai untuk anggaran saksi TPS.

“Terkait dugaan penggelapan dana saksi kami akan terus menelusuri sampai ketingkat PK dan PD, dan segera mambuat laporan ke pihak Kepolisian, suara Partai Golkar dan raihan kursi juga diperkirakan menurun”ujar Sapei Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Purwakarta didampingi Mustopa sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Jumat (17/4)

Sapei yang merupakan Wakil Bendahara pun merasa aneh ketika meminta data dari Bendahara DPD Partai Golkar Dudung Abdullah terkait transfer dana saksi dari DPP tidak dapat diberikan.

“Aneh, Partai Golkar itu Partai besar, untuk keterbukaan anggaran pun semakin tak jelas, wajar saja bila Partai Golkar hari ini katanya menurun untuk perolehan kursi DPRD Purwakarta, bahkan ada beberapa Caleg lain yang telah keluar dari Partai Golkar dan pindah ke Partai lain berhasil meraih suara, artinya tingkat kepercayaan terhadap Partai menurun ” terangnya.

Golkar2Bendahara Partai Golkar Dudung Abdullah yang ditemui Kamis (17/4) mengatakan memang ada dana saksi dari DPP, namun mekanismenya ada di Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta untuk pengalokasiannya

“Tanya saja ke Ketua Partai Golkar Sarip Hidayat, saya tidak berhak untuk menjawabnya, dana saksi dan segala bukti dari Bendahara sudah diserahkan kepada Ketua Partai”ujarnya singkat

Beberapa Caleg yang hasil perolehan suaranya tidak signifikan merasa dirugikan akibat tidak adanya saksi dari Partai dan Saksi Partai diduga diberikan kepada Caleg-caleg tertentu saja, akibatnya suara Partai Golkar untuk perolehan kursinya pada Pileg 9 April lalu menurun, namun sampai hari ini Ketua Partai Golkar Sarip Hidayat belum memberikan komentar apapun.(Adi Tarigan)

Check Also

Data informasi gempa dari BMKG Medan.

Pasca Gempa 5,6 SR, Aktivitas Warga Kota Medan Kembali Normal

Medan, sidaknews.com – Gempa yang baru saja mengguncang Kota Medan pada Senin, 16 Januari 2016 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>