Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Laporan BPK Jilid II Diserahkan, Andi dan Anas Segera Ditahan?

Laporan BPK Jilid II Diserahkan, Andi dan Anas Segera Ditahan?

Andi Mallarangeng (kiri) dan Anas Urbaningrum (kanan), ditengahi Marzuki Alie
Andi Mallarangeng (kiri) dan Anas Urbaningrum (kanan), ditengahi Marzuki Alie

Jakarta, Sidaknews.com – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo hari ini resmi menyerahkan laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahap II terkait Kasus Hambalang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyerahan laporan tersebut mengindikasikan bahwa penahanan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng dan mantan Ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum oleh KPK tak lama lagi akan terealisasi.‬‬ “Ini kita baru mau serahkan hasil audit ke KPK, BPK ingin bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ungkap Hadi saat menyambangi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/8).‬‬
‪‪
Ada indikasi juga, laporan yang dibawa Hadi bakal menyeret banyak politisi DPR-RI, ada yang memperkirakan jumlahnya bisa mencapai 15 orang. Namun saat wartawan mencecar pertanyaan siapa saja anggota-anggota yang dimaksud, Hadi enggan menjawab. Selain anggota DPR, Menteri Keuangan diperkirakan ikut terseret skandal korupsi ini.

“Semua ada di laporan, nanti setelah laporan BPK kami serahkan, teman-teman bisa baca sendiri,” pungkasnya‬‬.

Sementara itu, meski belum bisa memastikan tanggal penahanan Andi dan Anas, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan, setiap individu yang telah ditetapkan menjadi tersangka pasti akan ditahan KPK.‬‬ “Tidak ada satupun tersangka yang telah ditetapkan KPK yang tidak ditahan,” jelasnya saat jumpa pers.‬‬ Abraham berjanji untuk menyelesaikan kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp 463,6 miliar itu secepat mungkin, “Kita akan selesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” pungkasnya.‬‬
‪‪
Dalam kasus dugaan korupsi pembangunan sarana/prasarana Hambalang, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar, serta Teuku Bagus M Noor. Ketiganya diduga melakukan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara.‬‬
‪‪
Dari tiga tersangka itu, baru Deddy yang ditahan KPK. Mantan anak buah Andi Mallarangeng itu ditahan di Rumah Tahanan KPK pada 13 Juni 2013.sumber.sayangi.com

Check Also

img_20170328_001457

Dukung Visit Bireuen Year 2018 BIROAD Bireuen Ekspos Lokasi Wisata Air Terjun Ie Rhob

Bireuen, sidaknews.com – Bireuen Trail Organization Adventure (Biroad), kembali melakukan aktivitas adventure-nya dalam wilayah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>