Home » Daerah » Aceh » Launching Diploma III Kewirausahaan Aceh

Launching Diploma III Kewirausahaan Aceh

 

Razali Adami Kadis Pertanian dan tanaman pangan Aceh membuka pelaksanaan D3 kewirausahaan.
Razali Adami Kadis Pertanian dan tanaman pangan Aceh membuka pelaksanaan D3 kewirausahaan.

ACEH BESAR,Sidaknews.com – Kepala Dinas Pertanian Aceh melantik personalia pelaksana pengelolaan Diploma III Kewirausahaan Aceh. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh nomor : 520/647/2014 tentang Penunjukan,penetapan personalia pelaksana pengelolaan.

Diploana III Kewirasahaan Aceh, diantaranya menetapkan Penanggungjawab r.Ir.Agussapti,M.Si, Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah, Ir. Razali Adami, MP, Kepala Dinas Pertanian Aceh, kata Ahdar kepala UPTD BDP Saree Aceh kepada penulis Tarmizi A. Gani aktifis pertanian dan peternakan yang juga Ketua Pemuda Tani Indonesia HKTI Aceh..

Acara pelantikan yang sederhana juga dihadiri oleh mantan Kepala Dinas Pertanian Aceh, Ir.Asrin, MP. Dalam arahannya, Razali Adami menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu terjun langsung di lapangan,kalau dalam istilah belajar renang mereke langsung diterjunkan langsung ke air,”meunyoe ka bhuk baroe tabantu”, imbuhnya.

Areal seluas 160 Ha akan dimanfaatkan untuk diusahakan secara agribisnis, setiap mahasiswa akan ditugasi mengelola 1 Ha.Dalam pengerjaannya diterapkan mekanisasi, sangat sedikit menggunakan manualisasi, sehingaa akan mengefisienkan tenaga manusia (mahasiswa),bahkan akan dipakai tenaga upahan untuk mengerjakan lahan bagi pengembangan usaha agribisnis oleh mahasiswa DIII Kewirausahaan Aceh ini.

Mengawali sambutannya, Dr. Ir. Agussapti,M.Si mengatakan“Saree akan menjadi pusat pertanian Aceh masa depan” dan cikal-bakal mencetak praktisi pertanian adalah salah satunya melalui lembaga ini (Diploma III Kewirasahaan Aceh).

Melihat fenomena dewasa ini adalah kenyataan banyaknya sarjana pertanian yang tidak mau menjadi praktisi pertanian, merka seakan pesimis melihat profesi dibidang pertanian, mereka generasi muda sarjana pertanian masih ragu dan seakan tidak bisa melanjutkan kehidupan melalui profesi dibidang pertanian.

Mindset yang sudah melekat di diri pemuda sarjana pertanian sekarang perlu dirubah, dimotvasi dan didukung untuk memajukan pertanian di Aceh. Apalagi menghadapi Asian Economic Community yang sudah diambang mata pata tahun 2015 mendatang.

Demikian disampaikan Agussapti dengan penuh optimisme bahwa lembaga yang sedang dikerjasamakan pengelolaan antara Pemda Aceh dan Unsyiah ini akan menghasilkan praktisi pertanian yang inovatif, kreatif dan mandiri, sebut Ahdar.

Pemuda Tani HKTI Aceh ikut mendukung pengembangan SDM anak-anak Aceh dalam bidang pertanian, dan di harap bisa di lakukan sesuai aturan sehingga pencapaian akhir bisa di manfaatkan untuk kemajuan pertanian Aceh.(Hasbi)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>