Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » Lebaran, kejaksaan intai rumah 5 buron korupsi

Lebaran, kejaksaan intai rumah 5 buron korupsi

lebaran-kejaksaan-intai-rumah-5-buron-korupsi2Surabaya, sidaknews.com- Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur masih fokus memburu lima buronan korupsi kelas kakap, meski di hari lebarab, seperti tshun- tshun sebelumnya, sejumlah personil kejaksaan tetap disiagakan untuk memantau kediaman para buron Korupsi, yang (mungkin) ingin berhalal bihalal dengan keluargannya.

 

 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Surabaya, Nurcahyo Jungkung Madyo mengatakan, meski lebaran, pihaknya tidak ingin kecolongan dan tetap menyiagakan beberapa personel di rumah para buron korupsi. “Barangkali saja mereka mudik ke rumah keluarganya di Surabaya,” kata dia, Selasa (6/8).
Pemantauan secara khusus bagi para buron korupsi ini, kata Nurcahyo, tidak hanya dilakukan pada Lebaran tahun ini saja, tapi setiap tahun, khususnya pada momen mudik Lebaran. “Kami selalu menempatkan sejumlah personel di setiap rumah keluarga buron korupsi yang telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).”

Nurcahyo juga mengatakan, saat ini, pihaknya tengah fokus memantau lima terpidana perkara korupsi dan sudah dinyatakan buron oleh Kejari Surabaya. “Mereka adalah dr Bagoes Soetjipto Soelyoadikoesoemo, Aprilia Dwi Andini, Ahmad Fauzi Zamroni, Gunawan Ng dan David Setiadi,” sebut dia.

Sekadar tahu, dr Bagoes adalah buron kelas kakap yang diburu sejak tahun 2010. Dia terlibat kasus korupsi dana Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM). Bagoes disebut-sebut sebagai otak utama kasus P2SEM di kampus-kampus yang ada di kawasan Kota Surabaya dan wilayah Jawa Timur. Dan mantan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, telah divonis 21 tahun 6 bulan penjara.

Selanjutnya Ahmad Fauzi Zamroni. Dia adalah rekanan dari dr Bagoes. Dia juga bekas Ketua Lembaga Panitia Gerakan Surabaya Kesehatan, yang juga satu jaringan dengan dr Bagoes dalam mengelola dana yang diperoleh dari P2SEM di belasan kampus dan sekolah.

Lembaga yang dimiliki Ahmad Fauzi ini, digunakan dr Bagoes untuk mencari kampus-kampus yang namanya bisa dicatut untuk proyek P2SEM.

Buron selanjutnya adalah Aprilia Dwi Andini. Dia adalah Direktur CV Andini, yang diduga sebagai aktor utama kasus ambruknya Pendopo Kelurahan Kedung Baruk, Kec Rungkut, Surabaya pada April 2010 silam.

CV Andini merupakan kontraktor pelaksana pembangunan pendopo. Diduga, dalam pengerjaan proyeknya, bangunan pendopo tidak sesuai spesifikasi. Karena tidak sesuai prosedur dan bestek, pendopo yang baru selesai dibangun itu, ambruk pada 8 April 2010.

Pascaambruknya pendopo itu, Andini kabur sebelum sidangnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada tahun 2011.

Buron keempat, Kejari Surabaya adalah Gunawan Ng. Dia merupakan terpidana kasus korupsi Bulog Jawa Timur senilai Rp 6,7 miliar ini. Direktur Utama PT Agung Pratama Lestari (APL) ini, sempat diputus bebas oleh PN Surabaya pada Desember 2007. Namun, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi jaksa yang menuntutnya enam tahun penjara.

Sedangkan buron terakhir adalah David Setiadi, yang menjadi terpidana kasus pemalsuan pita cukai rokok dan diputus bersalah oleh MA Nomor 1140 K/PidSus/2010. “Setiap momen Lebaran atau hari besar keagamaan lainnya, kami selalu mengintai dan mewasdai rumah keluarga para buron korupsi,” katanya lagi.

Namun, masih menurut dia, kendalanya, rata-rata para buron dan keluarganya sudah tidak lagi bertempat tinggal di alamat rumah mereka yang dulu, seperti yang tercatat saat perkaranya diproses. “Kesusahan kita ya itu, kalau mereka sudah pindah rumah dari alamat yang dulu,” pungkasnya mengeluh.(sumber Merdeka.com)

 

Check Also

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.

Polda Jabar Akan Mengusut Peyebar Berita HOAX Penculikan Anak

Bandung,sidaknews.com – Terkait penyebar berita bohong (hoax) tentang penculikan anak di media sosial (medsos) yang sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>