Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Ledakan Mobil di Area SPBU Gegerkan Warga Kep. Selayar

Ledakan Mobil di Area SPBU Gegerkan Warga Kep. Selayar

 Keterangan Gambar : Kondisi bagian dalam mobil hangus dilalap Si Jago Merah.
Keterangan Gambar : Kondisi bagian dalam mobil hangus dilalap Si Jago Merah.

Kep.Selayar,Sidaknews.com – Insiden kebakaran mobil di lokasi SPBU Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan gegerkan masyarakat dan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di sekitar TKP.

Petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menerima laporan kejadian langsung turun dan bergerak memadamkan api di dalam ruangan mobil. Pemadam kebakaran yang dibantu aparat kepolisian Polres Kepulauan Selayar dan masyarakat dengan sigap mendorong mobil ke luar area SPBU untuk menghindari kemungkinan melebarnya api.

Aparat kepolisian dari unit identifikasi yang tiba di TKP pun bertindak cepat melakukan olah TKP dan mengamankan serta menggeser barang bukti mobil yang terbakar ke sebelah utara SPBU. Olah TKP dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat, SH. SIK.MH didampingi Kanit Identifikasi, AIPTU Mustari dan Kasat Polair, AKP. Tombong.

Dari hasil olah tempat perkara sementara, polisi mengamankan barang bukti tangki penampungan bahan bakar modifikasi yang terbuat dari bahan jerigen plastik. Sementara pengemudi mobil yang menderita luka melepuh di sekujur badannya, langsung dievakuasi ke ruang instalasi gawat darurat RSUD Kepulauan Selayar.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran mobil yang terjadi pada hari Minggu, (21/12) pagi tersebut, Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Kerugian ditaksir dari kondisi fisik job dan bagian dalam ruangan mobil yang hangus total. disamping itu, kerugian juga ditaksir dengan memperhitungkan biaya pengobatan korban di rumah sakit.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK. MH menjelaskan, penyebab pasti kebakaran mobil masih dalam tahap penyelidikan. Dari pandangan mata kasar di TKP, Hidayat hampir memastikan jikalau mobil tersebut telah mengalami modifikasi pada bagian tangki penampungan bahan bakar yang tidak lagi berfungsi normal yang kemudian diganti dengan jerigen plastik, tak ubahnya perahu nelayan.

Ironisnya kata dia, karena diatas jerigen, ditemukan aki yang berfungsi untuk menyalakan mesin mobil dengan menggunakan kabel telanjang. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian segera tiba di TKP dan berhasil memadamkan api serta menggeser posisi tangki mobil yang sebelumnya dilempar ke jalan karena dinilai mengandung bahan bakar bensin dan sempat mengeluarkan percikan api sesaat sebelum kejadian.

Beberapa menit kemudian, arus lalu lintas jalan di sekitar TKP pun berangsur-angsur pulih hingga para pengendara dapat melintasi jalan secara tertib, jelasnya dalam keterangan pers kepada wartawan. Persoalan rokok yang disebut-sebut sebagai pemicu utama terjadinya peristiwa kebakaran kata M Hidayat, akan diselidiki lebih lanjut oleh tim identifikasi Polres Kepulauan Selayar hingga penyebab kebakaran akan terlihat lebih terang, jelas dan nyata.

Sampai sejauh ini, polisi belum memiliki rencana untuk menetapkan tersangka mengingat korban pengemudi mobil yang masih dalam tahap perawatan tim medis RSUD KH. Haiyung, Benteng. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk menetapkan kemungkinan terdapatnya unsur kelalaian dalam peristiwa ledakan mobil yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar pertimbangan tentang perlu tidaknya melakukan penangkapan atau pembinaan terhadap pengemudi mobil bersangkutan.

Kapolres belum memastikan, kemungkinan akan adanya penetapan tersangka, sebab korban terluka akibat kelalaian pengemudi mobil yang diakibatkan oleh pemasangan tangki modifikasi buatannya sendiri dan belum berdampak mengganggu ataupun merugikan orang lain.

Meski demikian Hidayat mengakui, peristiwa ini sempat beberapa menit memicu terjadinya perlambatan arus lalu lintas jalan raya. Dia menandaskan, polisi masih akan mempelajari untung ruginya untuk melakukan penetapan tersangka, hingga pembinaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Penetapan tersangka membutuhkan biaya negara yang tidak sedikit untuk melakukan tahapan pemberkasan serta proses hukum lain. Oleh karenanya, kasus kebakaran mobil berplat polisi DD 8763 KD ini masih membutuhkan kajian dan penelitian dari sisi hukum, pungkasnya. (Fadly Syarif)

Check Also

img-20170327-wa0020-1-640x427

Peringatan HUT Damkar, Petugas Diminta Siaga 24 Jam

Lutim, sidaknews.com – Sebagai upaya responsif jika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Petugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>