Senin , 29 Mei 2017
Home » Daerah » Aceh » Listrik Di Kecamatan Bakongan Tidak Bermasyarakat

Listrik Di Kecamatan Bakongan Tidak Bermasyarakat

– Hidup Mati PLN Ranting Bakongan, Ala Cilet-Cilet.

PLN
Ilustrasi. Perusahaaan Listrik Negara (PLN)

ACEH,BAKONGAN.Sidaknews.com – Tokoh pemuda kecamatan bakongan mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh PLN Ranting Bakongan.Pasalnya, sejak dua hari terakhir arus listrik sering mati mendadak tanpa ada pengumuman atau pemberitahuan terlebih dahulu, terlebih lagi di saat azan magrib berkumandang,seperti terkesan di sengaja oleh oknum PLN Bakongan.

Adi salah satu tokoh pemuda bakongan. warga psar ikan bakongan, Sabtu (19/10) mengatakan, akibat keseringan arus mati mendadak, kebanyakan orang terpaksa menggunakan kayu bakar untuk memasak. Hal itu, terjadi karena arus listrik mati di siang dan sore hari.

“Kalau mau mematikan listrik, seharusnya diberitahukan dulu kepada masyarakat sehari atau dua hari sebelum dimatikan. Jangan mati mendadak, ini sudah hidup, dimatikan lagi, hidup lagi, mati lagi. Kan kasihan masyarakat yang mencari nafkah dari arus listrik,” katanya.

Kerugian yang disebabkan arus listrik mati juga dialami Warga bakongan,alat elektronic sebagian tidak bisa di gunakan lagi karna debit arus listrik tidak stabil. Warung Internet dan Foto Copy, setiap listrik mati harus mengeluarkan biaya tambahan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menghidupkan gengset.

“Kami berharap agar pihak PLN bekerja dengan profesional, jangan akibat ada masalah sedikit saja langsung mematikan listrik. Kemudian menghidupkannya lagi dan mematikanya. Kalau memang ada masalah di arus atau kabelnya, silahkan saja matikan, kalau sudah benar-benar siap baru dihidupkan, jangan dimati-mati hidupkan,” pintanya. Hingga berita ini di turunkan belum bisa menghubungi pihak PLN di karena hari libur. (Hasbi)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *