Kamis , 23 Maret 2017
Home » Berita Foto » Lokalisasi Payo Sigadung Bakal Ditutup Oleh Pemkot Jambi

Lokalisasi Payo Sigadung Bakal Ditutup Oleh Pemkot Jambi

lokalisasi payo sigadung
Fhoto: lokalisasi payo sigadung Jambi

JAMBI,Sidaknews.com – Salah satu tempat lokalisasi legal terbesar di Provinsi Jambi bernama Payo Sigadung atau yang lebih dikenal dikalangan masyarakat Jambi dengan sebutan Pucuk yang sudah berusia 40 Tahunan lebih, dikabarkan bakal di tutup dengan pemkot kota Jambi. Di Pucuk sendiri kini terdapat sekitar kurang lebih 800 (PSK) yang mencari mencari nafkah dengan menjadi Pekerja Sek Komersial.

Pucuk adalah sebuah kampung, dimana di dalam kampung ini juga terdapat sekolahan seperti SD, untuk anak-anak mereka bersekolah. Payo Sigadung menyediakan tempat esek-esek yang legal, yang merupakan Icon Portitusi terbesar di Provinsi Jambi.

Terkait bakal adanya penutupan lokalisasi terbesar di Kota Jambi, Pro dan Kontrapun berdatangan salah satu penghuni Lokalisasi Payo Sigadung/Pucuk bernama Neni (bukan nama asli) mengatakan kepada media ini, jika lokalisasi di tutup maka jangan heran bila ada kandidat yang memiliki misi ingin menjadi orang nomor wahit di Provinsi ini tidak akan mendapatkan suara, hal ini sudah terbukti pada pemilihan Gubernur Tahun 2010 yang lalu. Mas boleh lihat dan buktikan nanti. “Ujarnya Jumat(20/6).

Salah seorang warga kota Jambi bernama “Idil” yang pro penutupan lokalisasi ini mengatakan kepada wartawan Sidak News alasannya bahwa lokasi sudah tidak strategis, karena sudah berada dalam kota sekaligus berdampingan dengan perkampungan masyarakat dan menginginkan Kota Jambi bebas prostitusi, dirinya juga tidak ingin para PSK ini berkeliaran di tengah kota untuk mencari pelanggan di jalanan dan menginginkan agar lokalisasi ini di pindahkan ke luar kota. “Ujarnya ke media ini Jumat(20/6)

Satu-satunya tempat lokalisasi terbesar di Provinsi Jambi yang terletak di Kota Jambi yang bernama asli Payo Si Gadung, atau yang lebih populer di masyarakat Provinsi Jambi dengan sebutan Pucuk bakal di tutup. Hal ini disampaikan oleh Walikota Jambi Syarif Fasha beberapa waktu lalu dengan media lokal, bahwa pada bulan September atau Oktober tepatnya sesudah habis lebaran kita akan menutup dua lokalisasi yaitu lokalisasi Payo Sigadung dan Langit Biru. (Andi)

 

 

 

Check Also

Baliho bakal calon Gubernur Sulsel, Prof. HM. Nurdin Abdullah dan H. Rusdi Masse warnai ruas-ruas jalan di Ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel.

Prof. HM. Nurdin Abdullah & Rusdi Masse ‘Masuk’ di Kabupaten Kepulauan Selayar

Kep. selayar, sidaknews.com – Bursa pemilihan balon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi-Selatan masih sangat jauh. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>