Home » Berita Foto » LSM Kompak Reformasi Laporkan Kecurangan PPDB Online ke Inspektorat

LSM Kompak Reformasi Laporkan Kecurangan PPDB Online ke Inspektorat

panji sekretaris kompak reformasi
Sekretaris LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al- Panji.

Karawang, Sidaknews.com – Setelah sebelumnya melaporkan Wakil Bupati Karawang Jawa Barat Cellica Nurachadiana ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan tuduhan telah mengakomodir siswa titipan saat PPDB, LSM Kompak Reformasi melanjutkan laporannya dengan mendatangi Kantor Inspektorat Karawang Kamis (4/9).

Tujuan kedatangan LSM tersebut ke Inspektorat adalah untuk mendorong Inspektorat agar melakukan audit dan sweeping ke seluruh sekolah negeri khusunya sekolah favorit yang ada di kota mulai dari tingkat SMP sampai SMA sederajat untuk menelusuri dugaan kecurangan proses PPDB online beberapa waktu lalu yang telah dilaksanakan di Karawang.

“Kedatangan kami kesini mengikuti saran dari KPK, karena untuk wilayah administrasi Inspektorat lebih berhak untuk menelusurinya, sedangkan untuk wilayah pidana akan diselidiki oleh KPK,” ujar Sekretaris LSM Kompak Reformasi Pancajihadi Al-Panji kepada RAKA usai menyerahkan berkas laporannya ke Inspektorat.

Panji menjelaskan, dalam laporannya ke Inspektorat, ia juga menyerahkan beberapa berkas bukti dugaan kecurangan PPDB dan berkas dugaan kecurangan lain untuk membantu Inspektorat dalam mengaudit seluruh sekolah negeri nantinya.

Ia berharap, dengan laporannya tersebut, Inspektorat bisa langsung melakukan audit dan melakukan sweeping untuk membuktikan dugaan kecurangan PPDB di beberapa sekolah hasil temuan lembaganya.

Bahkan ia menegaskan, LSM Kompak Reformasi melakukan hal ini bukan untuk memperkeruh suasana. Justru menurutnya ini demi kemajuan dunia pendidikan di Karawang.

Dalam setiap tahun,proses PPDB Online menurut pengamatannya selalu terjadi kecurangan. Padahal kata dia, Disdikpora kerap berjanji akan memperbaiki proses PPDB Online ini agar lebih bai. “Tapi kenyataannya selalu seperti ini,” katanya.

Bukan saja mengkritisi soal kecurangan PPDB, Panji juga menuduh bahwa ada sekenario besar dibalik pendirian tiga Unit Sekolah Baru (USB) yang terkesan mendadak pasca PPDB Online ditutup kemarin. Ia menduga, ada sekenario abal-abal yang sebenarnya sudah direncanakan oleh Pemkab Karawang demi melancarkan niat busuk kecurangan terutama soal siswa titipan pada PPDB tahun ini.

“Saya tidak yakin tiga USB dadakan ini akan bertahan, pasti ujung-ujungnya siswa di tiga USB itu akan dimasukkan ke sekolah induk masing-masing,” tuturnya.

Ia berharap proses PPDB ini tidak dianggap sepele oleh semua pihak. Karena menurut dia pendidikan korupsi itu dimulai dari pendidikan di sekolah. “Bagaimana mau hilang korupsi, kalau budaya kecurangan sudah dimulai sejak sekolah,” tanya dia heran.

Usai menyerahkan berkas ke Inspektorat dan diterima oleh beberapa staf di kantor tersebut, LSM dan beberapa warga langsung meninggalkan lokasi dengan tertib. Mereka berharap Inspektorat dapat. Menanggapi serius laporan tersebut. Karena jika tidak, mereka mengancam akan melaporkan Inspektorat Karawang ke Ombudsman di Jakarta dengan tuduhan tidak menanggapi laporan warga.

“Tapi kami yakin Inspektorat dapat bekerja maksimal,” pungkasnya. (ega)

Check Also

Calon Wakil Gubernur Aceh, Nasaruddin ketika berbicara dihadapan perwakilan masyarakat Pegasing.

Warga Pegasing Aceh Tengah Sepakat Dukung AZAN

Takengon, sidaknews. com – Perwakilan warga Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah menyatakan dukungan untuk pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>