Senin , 27 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » LSM Pesaba Akan Peringati Haul Sultan Kalawat Syah dan Sultan Muhammad Dawod Syah

LSM Pesaba Akan Peringati Haul Sultan Kalawat Syah dan Sultan Muhammad Dawod Syah

Keterangan Foto: Tengah Sultan Muhammad Dawod Syah.
Keterangan Foto: Tengah Sultan Muhammad Dawod Syah.

Banda Aceh,Sidaknews.com – Koalisi LSM Sejarah adat dan budaya yang tergabung dalam PESABA mengadakan peringatan Haul Sultanah Kamalat Syah dan Sultan Alaiddin Muhammad Dawod Syah pada tanggal 8 Februari 2015 bertempat di BAPERIS atau Samping Pendopo Gubernur Jl.Sultan Alaiddin Mahmudsyah No 13 Peniti Kota banda Aceh dumulai pada pukul 09 30 .

Syahdan adalah Sultanah Kamalat Syah ditabalkanlah akan Ganti Sultanah Zakiutuddin Inayat Syah Sultanah Kamalat Syah adalah amat Alim orangnya lagi menegakkan syariat Allah dan Rasulullah di Negeri Aceh Darussalam.

Sultanah itu adalah banyak menyedekahkan harta untuk fakir miskin maka berdirilah payung saadatnya mahsyurlah namanya pada segala negeri.

Kata sahibul Hikayat adalah masa Sultanah itu terlalu makmur Bandar Aceh Darussalam maka segala dagang dari negeri Inglitir yang datang pertama kali masa Marhom Sayyidil Mukammil terlalu banyaklah masa itu datang berdagang ke Bandar Aceh.

Maka segala dagang-dagang memujilah akan anugerah Paduka Sultanah itulah terlalu banyak memberi akan segala dagang dan utusan segala negeri. Syahdan masa itulah Wali Allah Balananja’ guru kita Syeikh Aminuddin Abdurrauf Bin Ali Al Fansury kembalilah ke rahmatullah adalah Syeikh itu alim segala ilmu dan mahsyurlah alimnya dalam ilmu Tasawuf dan Tafsir Al Qur’an.

Hatta beberapa tahun lamanya setelah itu maka datanglah Fatwa dari Negeri Mekkah pada menyatakan tiada sah raja perempuan. Maka dimakzulkanlah Sultanah Kamalat Syah maka akan gantinya Raja Jamalullail adalah dia tiada tahu memerintah negeri maka segala Inglitir dan segala dagang serta segala rakyat kesusahanlah.

Maka segala rakyat hendaklah tabal kembali Sultanah Kamalat Syah namun tiada jadi sebab Sultanah setahun makzulnya kembalilah ke Rahmatullah. Adalah Sultanah itu termazlum, maka kemudian Aceh peranglah antar kaum jamalulail maka oleh Wazir Panglima Polem digantilah kaum Jamalullail dengan Maharajalela Melayu yang gelarnya Sultan Alaiddin Ahmad Syah.

Itulah moyang dari Sultan Alaiddin Muhammad Dawod Syah yang mangkat di Jatinegara pada tahun 1357 H.Adalah dua Marhom itu mati termazlum.

Maka adalah Haul ini untuk mengenang Raja Aceh Dahulu dalam berbuat sabar dan taat akan Allah Taala. Maka kata Syeikh Jalaludin Ibnu Syeikh Kamaluddin Ibnu Baginda Khatib dalam kitabnya Safinattul Hukkam sah raja perempuan mengikut fatwa Syeikh Aminuddin Abdurrauf bin Al Fansury dalam kitabnya Miratut Tulab bahwa sah Raja Perempuan.Berdasarkan sejarah Dalam kitabnya Safinattul Hukkam.(Hasbi)

Check Also

Wabup Sergai Darma Wijaya didampingi Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ka Kwarcab Pramuka Sergai Drs. Jhoni Walker Manik, MM tengah menyematkan tanda peserta pada pembukaan LT III Kwarcab Sergai Tahun 2017 yang berlokasi di Objek Wisata Pantai Cemara Kembar Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan, Sabtu, (25/3).

Pembukaan Lomba Tingkat III Kwarcab Pramuka Sergai Tahun 2017

-Pramuka Harus Miliki Prinsip Dasar Kemampuan dan Kepemimpinan Sergai, sidaknews.com – Wakil Bupati Serdang Bedagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>