Kamis , 25 Mei 2017
Home » Daerah » Aceh » LSM-SAPAS Mengutuk Keras Aksi Penculikan Kelompok Bersenjata

LSM-SAPAS Mengutuk Keras Aksi Penculikan Kelompok Bersenjata

Lsm Sapas.
Lsm Solidaritas Aneuk Pejuang Aceh Sumatra (Sapas).

Aceh,Sidaknews.com – Dalam menyikapi situasi aksi brutal kelompok bersenjata yang melakukan penculikan terhadap Panglima Muda Daerah II Wilayah Pasee pada hari Minggu sore LSM- Solidaritas Aneuk Pejuang Aceh Sumatra (SAPAS) mengutuk dan sangat tidak setuju dengan cara-cara yang dipraktekkan oleh mereka (Dinminimi-red).

“Kami yang tergabung dalam LSM- Solidaritas Aneuk Pejuang Aceh Sumatra mengingatkan mereka agar berpikir ulang dalam setiap sepak terjang dan tindakan dengan dalih apapun hingga menggunakan cara – cara yang tidak pernah ada dalam sejarah perjuangan Bangsa ini (ACEH)”.

Untuk itu kami menghimbau pada segenap lapisan masyarakat agar senantiasa bersatu untuk mencegah penyusupan yang dapat menciptakan suasana berbahaya hingga terbukalah peluang-peluang kepentingan pihak-pihak yang tidak senang Aceh ini aman bermartabat.

Dan kita harus peka terhadap propaganda murahan yang sedang di kondisikan supaya dapat menyeret bangsa Aceh ke jurang kehancuran maka dari itu kita harus bersatu menumpas kezaliman yang dapat mengancam perdamaiaan yang sedang kita rajut bersama agar cita-cita kita tidak pupus di tengah jalan.

Berangkat dari kebersamaan dalam menjaga kepentingan bangsa ini (ACEH) kami generasi penerus yang tergabung dalam LSM- SAPAS mengingatkan kelompok atau pihak-pihak yang tidak suka Aceh ini damai maka mereka akan berhadapan dengan kami dan kami terus menggalang kebersamaan untuk membina silaturahmi.

Sehingga mereka Pengacau tidak sampai memporak-porandakan perdamaian yang telah banyak memakan korban dan kesengsaraan pada setiap sendi kehidupan masyarakat kita.

“Untuk itu kami juga menuntut tanggung jawab Pemerintah RI yang telah menyanggupi untuk menjaga keamanan dan pertahanan dari setiap jengkal bumi Aceh tercinta seperti yang termaktub dalam MoU Helsingki”.

Dan seandainya mereka TNI-Polri selaku alat negara gagal melaksanakan tugas negara hingga mengorbankan Masyarakat dan Esk pentolan GAM (KPA) berangkat dari rasa ketidak adilan, kami akan menuntut pihak yang bertanggung jawab, pemerintah pusat (Indonesia) kemeja Mahkamah internasional untuk memberi keadilan pada Aceh.

Sementara Masyarakat ACEH dengan GAM nya yang telah bersedia mengikuti poin-poin dalam MoU Helsinki terus terzalimi oleh konspirasi politik kotor yang tidak senang Aceh ini damai dan bermartabat.

Semoga dengan dasar keikhlasan kita bersama segala sesuatu yang mengancam perdamaian dan cita2 bangsa Aceh akan hancur dengan sendirinya. Ketua SAPAS -Solidaritas Aneuk Pejuang Aceh Sumatra.(Hasbi)

Check Also

Pisah Sambut Walikota Tebingtinggi

Tebingtinggi, sidaknews.com – Dengan hormat dan rasa terima kasih, kami berdua sampaikan kepada bapak H. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *