Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » LSM STRATEGI Laporkan Pengusaha Pabrik Mie ke DPRD Tebingtinggi

LSM STRATEGI Laporkan Pengusaha Pabrik Mie ke DPRD Tebingtinggi

KEMASAN MIE LIDI CAP MUSTIKA TANPA MEMAKAI LABEL HALAL & IZIN BPOM SERTA MENGGUNAKAN  EXP DATE DESEMBER 2016
Kemasan Mie LIDI Cap Mustika tanpa memakai label Halal & Izin BPOM serta menggunakan EXP date Desember 2016

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Setelah dua kali melayangkan surat ke kantor pabrik mie lidi dan tidak mendapat tanggapan dari pengusaha, Ketua Lembaga Swadaya Sentra Transformasi & Transparansi Negeri (LSM STRATEGI) Kota Tebingtinggi Ridwan Siahaan melaporkan pengusaha tersebut kepada Ketua DPRD Kota Tebingtinggi secara tertulis dengan surat No : 006/LP-DPK LSM STRATEGI/TT/X/2014 tanggal 22 Oktober 2014.

Hal ini disampaikan Ridwan Siahaan kepada wartawan Sidaknews, Senin (10/11) di kantor LSM STRATEGI Jalan Yos Sudarso no 35 kota Tebingtinggi.

Ridwan mengatakan bahwa surat yang ditujukan kepada pengusaha pabrik mie ditindak lanjuti setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar pabrik dan hasil investigasi di lapangan.

Dari hasil investigasi di lapangan terdapat beberapa dugaan kesalahan yang menurut Ridwan harus segera di perbaiki dan di urus, kesalahan pengusaha tersebut antara lain meliputi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai dengan peraturan pemerintah dan belum adanya izin halal dari LPPOM MUI serta izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dapat mendistribusikan produk mie lidi tersebut ke pasar, ucap Ridwan.

 Lobang pembuangan akhir Air Limbah yang langsung bersentuhan ke tanah warga dengan ketinggian Bak 05 meter.

Lobang pembuangan akhir Air Limbah yang langsung bersentuhan ke tanah warga dengan ketinggian Bak 05 meter.

Menurut Ketua LSM STRATEGI, perbuatan pengusaha pabrik mie lidi merk Mustika yang belum melengkapi izin-izin dapat membahayakan konsumen yang mengkonsumsi bahan pangan mie lidi tersebut, karena produk mie lidi belum dilengkapi dengan izin kesehatan dan izin BPOM terbaru.

Pada label kemasan, pengusaha membuat masa expired date mie lidi sampai Desember 2016, sementara mie lidi tersebut menggunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang belum mendapat izin dari Dinas Kesehatan Tebingtinggi ataupun izin BPOM dari kantor BPOM Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM No 36 Tahun 2013 tentang Bahan Tambahan Pangan Pengawet dan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri RI dan Kepala BPOM RI No 2 dan No 43 tahun 2013 tentang Pengawasan Bahan Berbahaya yang digunakan dalam pangan.

Begitu juga dengan pembuangan air limbah pabrik mie yang langsung dibuang pengusaha ke tanah dan hanya menggunakan IPAL mini dengan ketinggian bak 50 cm yang tidak sesuai dengan spesifikasi pembuatan IPAL dapat membahayakan warga, karena air limbah pabrik yang langsung dibuang ketanah dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan terganggunya kesehatan manusia bagi warga sekitar pabrik dan pengguna air bersih lainnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun, jelas Ridwan.

Ridwan Siahaan memberikan apresiasi atas kinerja Ketua dan anggota DPRD Tebingtinggi yang segera merespon surat laporan tersebut dengan melakukan sidak ke lokasi pabrik mie lidi dan bertemu dengan pengusaha Jumat (24/10). Sidak yang dipimpin oleh Ogamota Hulu S.H dan anggota DPRD lainnya merupakan salah satu tupoksi dari DPRD yang patut dihargai.

Ketika dihubungi melalui telepon selulernya Senin sore (10/11), Ogamota Hulu S.H yang juga Ketua Fraksi Nurani Bersatu mengatakan bahwa dari hasil sidak ke lapangan memang terdapat beberapa temuan tentang adanya kesalahan dari pengusaha, saat ini hasil temuan tersebut telah disampaikan kepada Ketua DPRD Tebingtinggi dan akan diteruskan ke komisi-komisi.

Kepada pengusaha diharapkan segera membangun IPAL yang sesuai dengan peraturan pemerintah dan mengurus izin-izin yang selama ini belum dimiliki, ucap Ogamota. (Hans)

Check Also

Ir H. Yusri Yusuf atau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi dan menyalurkan bantuan sembako kepada  korban angin kencang yang menimpa beberapa rumah di Desa Deah Pangwa Dusun Bale Ara Kecamatan Trienggadeng, Sabtu sore (25/3/2017).

Yusri Melon Kunjungi Korban Angin Puting Beliung 

Pidie Jaya, sidaknews.com – Ir H. Yusri Yusuf aatau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>