Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Lukas Alexander Sinuraya Jabat Kasipidsus Kejari Tanjungpinang

Lukas Alexander Sinuraya Jabat Kasipidsus Kejari Tanjungpinang

Lukas Alexander Sinuraya SH, Kasipidsus Kejari Tanjungpinang. Foto: Rindu Sianipar
Lukas Alexander Sinuraya SH, Kasipidsus Kejari Tanjungpinang. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Lukas Alexander Sinuraya SH resmi menjabat Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menggantikan pejabat lama Maruhum Tambunan SH.

Acara serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di aula kantor Kejari Tanjungpinang, Selasa (17/2) yang dipimpin langsung Kepala Kejari Tanjungpinang, Herry Ahmad Pribadi SH MH.

Lukas Alexander sebelumnya bertugas sebagai penyidik di Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Sedangkan Maruhum akan pindah tugas di Kejati Kepri.

Dalam sambutannya, Kejari mengatakan mutasi ini merupakan hal yang biasa dalam organisasi, hal ini bertujuan dalam rangka peningkatan kinerja dan optimalisasi.

“Kita harapkan ke depan, kinerja lebih maksimal, khususnya di jajaran jaksa pidana khusus dalam melakukan penyelidikan maupun penyidikan kasus,” ujar Kajari.

Di akhir sambutannya, Kajari mengucapkan terimakkasih kepada pejabat lama yang telah menunjukkan dedikasinya selama mengemban tugas di Kejari Tanjungpinang.

“Semoga sukses di tempat yang baru. Dan saya ucapkan selamat kepada pejabat yang baru,” kata Herry.

Lukas Alexander Sinuraya mengatakan, usai resmi menjabat dirinya akan segera menyesuaikan diri dan mempelajari tugas-tugas yang selama ini ditangani pejabat lama, khususnya penanganan sejumlah kasus korupsi.

“Kita akan pelajari dulu, terutama untuk kasus yang saat ini sedang ditangani, seperti kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri,” ujar Alexander kepada seidaknews.com usai sertijab.

Ditanya terkait tindak lanjut kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Kepri tersebut sampai sejauh mana, Alexander kembali menegaskan masih akan dipelajarinya lagi.

“Kita pelajari dulu. Kan ada tahapan-tahapannya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Maruhum menambahkan jika penyelidikan kasus tersebut saat ini tinggal menunggu hasil audit BPK.”Secara lisan kita sudah dihubungi BPK, katanya hasil auditnya sudah selesai, kita tinggal jemput saja,” kata Maruhum.

Sebagaimana diketahui, Kejari Tanjungpinang telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2010 dengan pagu dana Rp 10,3 miliar dari APBD Kepri ini yakni Said Agil, sebagai Sekretaris KPU dan Novianto Rufika, bendahara KPU Kepri.(Rindu Sianipar)

Check Also

Dandim Pimpin Pelepasan Kasdim 0111 Bireuen

Bireuen, sidaknews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen Letkol Arm Adekson, memimpin acara pelepasan Kasdim Mayor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *