Home » Berita Foto » Madrasah Semakin Diminati Masyarakat Karawang

Madrasah Semakin Diminati Masyarakat Karawang

Keterangan Foto: Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Karawang, H. Sopian, M.Si.
Keterangan Foto: Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Karawang, H. Sopian, M.Si.

KARAWANG,Sidaknews.com – Animo masyarakat terhadap kebutuhan madrasah dalam setiap tahun cenderung meningkat. Hal itu terlihat pada tahun 2015,tercatat sebanyak 60 madrasah didirikan di Karawang dan sebagiannya sudah memperoleh izin operasional dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Barat, sedangkan sebagaiannya lagi masih tahap verifikasi.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Karawang, H. Sopian, M.Si., kepada sidaknews.com beberapa waktu lalu.

Menurut H. Sopian, dari 60 madrasah baru yang berdiri didominasi madrasah jenjang Raudhatul Athfal (RA) yaitu sebanyak 58, sedangkan sisanya madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI). Untuk jenjang RA sebanyak 13 madrasah sudah mendapatkan izin operasional, sedangkan untuk jenjang MI semuanya sudah mendapatkan izin operasional.

“MI baru yang sudah mendapatkan izin operasional itu MI Istiqlal Klari dan MI Nurulfalah rengasdengklok,” katanya.

Terkait masih banyaknya madrasah jenjang RA yang belum mendapatkan izin operasional, Sopian menegaskan jika hal itu lebih banyak dipengaruhi faktor teknis, seperti kelengkapan administrasi. Namun begitu, dia meyakini jika hal itu bisa segera diselesaikan pada tahun 2015.

“Saat ini sedang diverifikasi kembali persyaratan madrasah yang belum tuntas,” imbuhnya.

H. Sopian menilai, meningkatnya animo masyarakat terhadap madrasah disebabkan adanya pembenahan manajemen dalam pengelolaan madrasah. Menurut dia, ada dua hal penting dari perkembangan madarasah. Pertama, madrasah dirasa telah menunjukkan keunggulannya sehingga bisa menarik minat masyarakat.

“Pemerintah bukan memaksa masyarakatnya untuk memasukkan anak-anaknya bersekolah di madrasah, tapi madrasahlah yang menunjukan keunggulannya sendiri, sehingga menarik masyarakat,” kata H. Sopian.

Kedua, ‎lanjut H. Sopian, pandangan masyarakat yang menilai madrasah sebagai tempat untuk meraih pendidikan sekaligus untuk beribadah. Dengan menyekolahkan anaknya di madrasah, maka masyarakat menilai anaknya akan mendapat pelajaran agama yang lebih baik dibanding sekolah umum, sehingga diharapkan pemahaman dan penerapan ibadah anaknya lebih baik pula.

“Madrasah lebih baik dan lebih baik madrasah, itu motto kami agar bisa terus meningkatkan kualitas madrasah,” katanya.(Karla)

Check Also

Sekdakab Sergai Drs. Hadi Winarno,MM tengah menerima hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (24/1). 

Tingkatkan Pelayanan Publik, Sergai Targetkan Zona Hijau Tahun 2017

Sergai, sidaknews.com – Dewasa ini pelayanan publik menjadi semakin penting karena senantiasa berhubungan dengan masyarakat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>