Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Mahasiswa Umrah Turunkan Kursi Rektor

Mahasiswa Umrah Turunkan Kursi Rektor

Kursi Rektor diturunkan Mahasiswa Umrah
Kursi Rektor diturunkan Mahasiswa Umrah

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Mahasiswa Umrah Tanjungpinang tak berhenti berorasi sebelum Rektor turun dari Jabatannya, sudah hampir 1 minggu mereka melakuan Unjuk Rasa di kampus Umrah, hari ini para Mahasiswa menurunkan kursi empuk Rektor, selain itu mahasiswa juga membakar Ban di depan Gedung kampus.(24/3)

Mahasiswa juga meminta kepada Direktorat Jendral pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar segera mengambil langkah dan membuat suatu keputusan, terkait dengan di skorsing salah satu Dosen tetap di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Dalam Orasi Mahasiswa Umrah tadi siang, (24/3) mereka selalu mendapat tekanan, Intimidasi, bahkan diancam mau dibunuh, dan mahasiswa tidak sependapat dengan kebijakan Rektor terhadap Dosen tetap mendapat Skorsing, sebab, akan berdampak terhadap para mahasiswa untuk penyelesaian Nilai dalam mata kuliah.

Anggota DPR-RI
Anggota DPR-RI Dra.HJ.Herlini Amran

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dra. Hj. Herlini Amran, meminta Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam hal menerima informasi terkait permasalahan skorsing Dosen tetap Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) agar berimbang.

“Sebagai mitra kerja Kemdikbud, saya sudah menghubungi langsung Dirjen Dikti, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc dan meminta informasi yang diterima agar berimbang. Untuk itu, dosen tetap (red, Suradji) tersebut juga dipanggil,” ujar Herlini, Minggu semalam (23/3) kepada Wartawan.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Kepri ini juga mengatakan, hal itu agar dapat menghasilkan keputusan yang berpihak pada keadilan dan kebenaran.

M

“Selain itu, saya juga mendesak Kemdikbud untuk membentuk tim khusus yang independen/ tidak berpihak, guna mengusut kejadian tersebut dengan tuntas,” papar Herlini.

Herlini mengutarakan, Kemdikbud dalam hal ini, Dirjen Dikti sudah menjawab, dan mereka telah memanggil pihak terkait serta rencananya besok (red, Senin 24 Maret 2014) akan menghadap.

“Insya Allah, tim Kemdikbud dijanjikan segera berangkat ke Kota Tanjungpinang untuk menyelesaikan permasalahan yang bergejolak saat ini,” ujarnya.(KS/IK)

Check Also

Maklumat Kapoldasu Jaga Kamtibmas Selama Ramadan, Petasan Dilarang, Jangan Digunakan, Bisa Dipidana

Sidimpuan, sidaknews.com – Untuk memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadhan 2017 dan idul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *