Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Mantan PPK Dishub Anambas Bersama Kontraktor masing-masing Divonis 30 Bulan

Mantan PPK Dishub Anambas Bersama Kontraktor masing-masing Divonis 30 Bulan

PPK
Linggis Silalahi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dishub kab Anambas 

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Majelis Hakim Pegadilan Tindak pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhi vonis 30 bulan terhadap  mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Anambas, Linggis Silalahi, dan Direktur CV Buana Sakti, Sopan Azulfan Hidayat juga dijatuhi hukuman yang sama. 

Terdakwa atas korupsi pengadaan proyek pembangunan Jembatan Pelabuhan Rakyat yang mengalami roboh sebanyak dua kali di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Kabupaten Anambas, divonis majelis hakim selama dua tahun enam bulan penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (12/2).

Putusan yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim, R. Aji Suryo SH yang didampingi Hakim Anggota I,Iwan Irawan SH, dan Hakim Anggota II, Jonni Gultom SH tersebut, atas terbuktinya terdakwa Linggis Silalahi bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan fakta dipersidangan dan keterangan saksi – saksi, terdakwa Linggis terbukti menyalahgunakan jabatannya, dan unsur – unsur pasal 3 juncto pasal 18 Nomor 31/ 1999 juncto undang – undang nomor 20/ 2001 joncto pasal 55 KUHP terpenuhi,” ujar Ketua Majelis Hakim, R. Aji Suryo.

Selain itu, lanjut majelis hakim, dari fakta – fakta selama persidangan, terungkap CV Buana Sakti ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana pembangunan jembatan di Desa Sunggak Kabupaten Anambas pada tahun 2011 yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Anambas.

“Namun, dalam pelaksanaannya, jembatan itu roboh sebanyak dua kali, dan dengan alasan disebabkan oleh bencana alam angin ribut dan gelombang tinggi. Sementara, tiang pancang dermaga itu tidak sesuai dengan spesifikasinya,” ucap R. Aji Suryo.

Sedangkan, kata majelis, proyek pembangunan Jembatan Sunggak itu mengalami keterlambatan selama 11 hari dari batas yang ditentukan. Namun, terdakwa Linggis hanya mendenda saksi Sopan selama tiga hari.

“Atas perbuatannya, kami menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Linggis Silalahi selama dua tahun enam bulan penjara, denda Rp50 juta, subsider enam bulan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim, R. Aji Suryo.

Atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, terdakwa Linggis Silalahi melalui Penasehat Hukumnya, Jefri, SH menyatakan, pikir – pikir selama satu minggu, begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung Tri, SH, dan Nofianto, SH.

“Jika uang pengganti itu tidak dibayarkan oleh terdakwa, maka terdakwa Sopan Azulfan Hidayat harus mengganti dengan hukuman penjara selama satu tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim, Iwan Irawan.

30 Bulan Vonis Direktur Buana Sakti

Direktur
Direktur CV buana Sakti Sopan Azulfan Hidayat.

Majelis hakim Tipikor Tanjungpinang menjatuhi vonis kepada Direktur CV Buana Sakti, Sopan Azulfan Hidayat, terdakwa atas korupsi proyek pembangunan Jembatan Pelabuhan Rakyat di Desa Sunggak Kecamatan Jemaja Kabupaten Anambas, divonis majelis hakim selama dua tahun enam bulan penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (12/2).

Putusan yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim, Iwan Irawan SH, yang didampingi Hakim Anggota I, R. Aji Suryo, SH dan Hakim Anggota II, Linda Wati, SH, lantaran terdakwa Sopan Azulfan Hidayat terbukti secara sah melanggar hukum tindak pidana korupsi atas pembangunan jembatan di Desa Sunggak Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas. Selain itu, terdakwa juga telah ditahan sejak 5 Juli 2013 lalu hingga sekarang.

“Berdasarkan keterangan saksi – saksi didalam persidangan, terdakwa Sopan Azulfan Hidayat terbukti melakukan korupsi secara bersama – sama,” ujar Ketua Majelis Hakim, Iwan Irawan SH didalam sidang.

Atas terbuktinya perbuatan terdakwa Sopan Azulfan Hidayat melawan hukum tindak pidana korupsi, dan melanggar pasal 3 junto pasal 18 Nomor 31/ 1999 junto Undang – Undang nomor 20/ 2001 joncto pasal 55 KUHP.

“Atas terbuktinya perbuatan terdakwa Sopan Azulfan Hidayat melakukan korupsi secara bersama – sama, kami menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun enam bulan, denda 50 juta, subsider enam bulan,” papar Ketua Majelis Hakim.

Selain hukuman tersebut, majelis hakim juga menghukum terdakwa Sopan Azulfan Hidayat dengan uang pengganti sebesar Rp679 juta kepada Negara atau melalui kejaksaan.

Atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, terdakwa Sopan Azulfan Hidayat yang didampingi dua Penasehat Hukumnya, Sri Erna Wati SH, dan Ihwa menyatakan pikir – pikir selama satu minggu, begitu juga dengan JPU Agung Tri SH, dan Nofianto SH.(IK)

 

Check Also

Presiden RI Joko Widodo, Menteri PU dan PR, Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution, Gubsu T Erry, Kadis PU madina Syahruddin ST saat melihat rencana pembangunan Asrama Haji di Mesjid Nur ala Nur.

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Asrama Haji Mandailing Natal

Mandailing Natal, sidaknews.com – Dalam kunjungannya di Kabupaten Mandailing Natal Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>