Sabtu , 25 Maret 2017
Home » Berita Foto » Massa PPMI Geruduk Mapolres Purwakarta

Massa PPMI Geruduk Mapolres Purwakarta

 

ilustrasi.dok sidaknews.comPurwakarta, sidaknews.com – Ratusan buruh yang tergabung kedalam Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menyerbu Mapolres Purwakarta Kamis (12/9) siang.

 

 Kedatangan buruh ini untuk menuntut keadilan terkait pengusutan kasus tragedi berdarah saat PPMI melakukan aksi demo di depan pabrik PT Indo Barat Rayon (IBR) beberapa bulan lalu.
“Saat itu massa yang demo diduga disiram air keras oleh oknum orang suruhan dari PT IBR, akibatnya belasan buruh mengalami luka bakar cukup serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

 

 Dalam orasinya di depan Mapolres Purwakarta, ratusan buruh mempertanyakan kinerja penyidik dari Polres Purwakarta yang dianggap telah menghilangkan barang bukti berupa rekaman video aksi penyiraman air keras saat demo di PT IBR.
“Kita heran kenapa sampai saat ini baru satu yang sudah dijadikan tersangka. Kita juga menyesalkan kinerja penyidik dari Polres dan Kejaksaan Purwakarta yang saling lempar ketika ditanya terkait video yang kita serahkan,” teriak Wahyudin perwakilan buruh dalam orasinya.

 

 Aksi demo ratusan buruh gabungan dari PPMI Purwakarta dan Karawang ini juga sempat memblokir Jl Veteran selama satu jam lebih. Akibatnya seluruh kendaraan yang melintas menuju Bandung dan sebaliknya mengalami kemacetan total, karena dianggap mengganggu, akhirnya puluhan petugas Kepolisian yang berjaga memaksa kepada buruh agar memindahkan ratusan sepeda motor yang terparkir ditengah jalan agar dipindahkan.

 

 Sempat terjadi ketegangan antara petugas dan massa aksi demo saat dipaksa memindahkan sepeda motor. Namun aksi itu bisa diredam setelah perwakilan buruh mengajak agar aksi tersebut tidak anarkis.

 

 Hingga dua jam berorasi akhirnya perwakilan buruh bisa berdialog dengan Satreskrim Polres Purwakarta. Dalam dialog itu menurut penyidik, bukti video rekaman saat aksi demo beberapa bulan lalu tidak ada gambar tentang aksi pelemparan air keras sehingga tidak bisa dijadikan barang bukti.

 

 Merasa tidak puas, massa melanjutkan aksinya di depan gedung DPRD Purwakarta di Ciganea. Dengan mendapatkan pengawalan ketat dari petugas Kepolisian, massa mengancam akan terus melakukan aksi serupa jika kassus tersebut tidak diselesaikan secara professional. (banyu)

Check Also

KETUA Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Ir. Teuku Alaidinsyah M. Eng saat membuka secara resmi Orientasi Kepalangmerahan dan Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Bireuen. FOTO/TARMIZI A. GANI.

Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Bireuen Dibuka Teuku Alaidinsyah

Bireuen, sidaknews.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Ir. Teuku Alaidinsyah M. Eng membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>