Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Masyarakat Burau Minta Kejari Tuntaskan Dana Stimulan Yang Diduga Mandek (UPKD)

Masyarakat Burau Minta Kejari Tuntaskan Dana Stimulan Yang Diduga Mandek (UPKD)

Unit Pengelolaan Keuangan Desa (UPKD)
Foto Ilustrasi Unit Pengelolaan Keuangan Desa (UPKD).

Luwu Timur, Sidaknews.com – Program bantuan dana stimulan yang diperuntukkan disemua Desa yang berada Kabupaten Luwu Timur sejak 2012 lalu melalui APBD 2012 hingga 2013 itu menjadi sorotan dari berbagai kalangan.

Pasalnya dana yang digelontorkan untuk memenuhi tambahan modal warga Desa yang memiliki Usaha Kecil Menengah (UKM) itu sebesar Rp.250 Juta secara bergulir.

Namun masih banyak desa yang dianggap bermasalah, karena dana yang dikelola oleh Unit Pengelolaan Keuangan Desa (UPKD) telah terjadi tunggakan.

Bahkan kuat dugaan dana itu digunakan oleh UPKD terkait sehingga program pemerintah daerah (pemda) Lutim melalui penyaluran dana stimulan itu banyak yang mandek alias sudah tidak bergulir lagi salah seorang masyarakat idul, kepada wartawan, Minggu, 14 November kemarin di mengungkapkan, contohnya dana stimulan untuk Desa Burau sejak awal digelontorkannya berjalan mulus.

Hanya saja setelah memasuki tahun 2013 lalu, dana yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah Desa Burau kini sudah tidak berjalan lagi kami masyarakat meminta pimjaman dana (UPKD) namun tidak dikasi pimjaman alasannya mandek dimasyarakat dan ini melenceng bahkan pengurus dari program Pemda Lutim, dalam mensejahtrakan warganya.

Dimana dana stimulan itu seharusnya terus bergulir bukan untuk kepentingan pribadi Makanya kami minta agar pihak kejaksaan negeri malili mengusut tuntas kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana stimulan yang dikelola oleh unit pengelolaan keuangan Desa burau. Karena diduga dana yang jumlahnya ratusan juta rupiah itu mandek dipengelola,” tandas idul dengan kecewa. (amir)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *