Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Masyarakat Butta Panrita Lopi Galang Kebersamaan

Masyarakat Butta Panrita Lopi Galang Kebersamaan

-Bersempena peringatan hari jadi Kabupaten Bulukumba ke-55

ang
Fahidin, Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba

Bulukumba – sidaknews.com – Kota Butta Panrita Lopi di semenanjung selatan provinsi Sulawesi-Selatan terus bersolek dan menata arah kebijakan pembangunannya bersamaan dengan mulai tumbuhnya kesadaran penuh masyarakat untuk ikut berkontribusi dan berperan aktif dalam proses pembangunan daerah di era kepemimpinan H. Zainuddin Hasan-Syamsuddin.

Hal tersebut salah satunya dibuktikan oleh warga masyarakat Kabupaten Bulukumba dalam menyukseskan momentum peringatan hari ulang tahun daerahnya yang ke-55 melalui swadaya murni dengan tanpa dukungan alokasi anggaran dari DPRD.

Pernyataan ini diungkapkan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bulukumba dari Komisi D, Fahidin dalam keterangan pers yang disampaikannya kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, belum lama ini.

Pria yang sekaligus merupakan Ketua Komite sekolah SLB satu atap Bulukumba ini menandaskan, DPRD sengaja tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-55 dengan alasan tidak ditemukannya ‘nomen clature’ yang mengatur pengalokasian anggaran pelaksanaan kegiatan seremonial peringatan hari jadi.

Dikatakannya, puncak peringatan hari jadi Kabupaten Bulukumba ke-55 terlaksana atas dasar kesadaran murni seluruh komponen rakyat di daerah industri pembuatan perahu “Phinisi” tersebut yang secara bahu-membahu mencoba untuk merintis dan menggalang dana swadaya murni masyarakat menjelang diperingatinya hari ulang tahun Kabupaten Bulukumba.

Kendati demikian, anggota DPRD Kabupaten Bulukumba ini tetap memberikan motivasi dan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan puncak peringatan hari jadi Bulukumba yang dimaknai Fahidin sebagai momentum introspeksi diri sekaligus menjadi tolak ukur untuk melihat sudah sejauh mana pemerintah kabupaten bersama segenap komponen terkait lainnya telah mengisi pembangunan daerah.

Dimata Fahidin, puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 55 merupakan sebuah moment sakral yang sepatutnya dimaknai sebagai refleksi dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Bulukumba.

Dalam kaitan itu, dia memberikan apresiasi dan dukungan positif terhadap kegiatan Peringatan hari jadi Kabupaten Bulukumba ke 55. Ucapan selamat disampaikan secara pribadi oleh Fahidin disertai harapan, agar diusianya yang semakin tua, Kabupaten Bulukumba dapat membuktikan kemampuannya untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat.

“Dan juga pengentasan kemiskinan melalui perluasan lapangan kerja baru serta perbaikan mutu pelayanan kepada rakyat,” katanya.

Di lain sisi, DPRD telah meminta instasi terkait dalam hal ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk dapat semaksimal mungkin berkontribusi dengan memberikan dukungan materi maupun moril kepada segenap pihak yang terlibat secara langsung sebagai panitia penyelenggara event festival Dato Tiro, Festival Bumi Panrita Lopi, dan panitia festival Dara & Daeng.

Fahidin berharap, panitia dapat tetap konsisten pada tema “Panrita Lopi” sebagai simbol kebesaran Kabupaten Bulukumba yang kemudian diputuskan bersama menjadi tema sentral peringatan hari jadi maupun penyelenggaraan event festival Dato Tiro, festival Dara & Daeng serta festival Bumi Panrita Lopi.

Simbol-simbol ini memang sangat penting artinya untuk ditumbuh kembangkan, dilestarikan dan direorientasikan untuk menggambarkan Bulukumba sebagai pusat industri pembuatan dan pengembangan kapal tanpa menggunakan bahan dasar paku.

Kedua event tersebut juga diharapkan mampu mencerminkan posisi Kabupaten Bulukumba sebagai kabupaten pemilik keanekaragaman khasanah budaya yang jauh lebih bagus dengan jumlah yang sangat banyak dan signifikan dibandingkan dengan daerah lain. Kabupaten Bulukumba bahkan menyatakan kesiapan untuk bersaing secara nasional.

“Oleh karenanya, DPRD telah memberikam keyakinan dan meminta Disbudpar untuk dapat lebih eksis serta memberikan perhatian khususnya pada upaya pengembangan nila-nilai kesenian tradisional di Kabupaten Bulukumba,” tegas Fahidin. (Fadly Syarif)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *