Kamis , 23 Maret 2017
Home » Berita Foto » Masyarakat Minta Usut Tuntas Kasus ADD 2014 Talun Rejo

Masyarakat Minta Usut Tuntas Kasus ADD 2014 Talun Rejo

Keterangan Foto: Kantor Pangulu Talun Rejo yang diduga dana ADD nya dikorupsikan.
Keterangan Foto: Kantor Pangulu Talun Rejo yang diduga dana ADD nya dikorupsikan.

Simalungun,Sidaknews.com – Warga meminta aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi ADD 2014oleh Pangulu Talun Rejo Waris.Dana Alokasi Dana Desa sebesar Rp 35 juta ini diduga diselewengkan oleh Waris.

Menurut Salah satu warga yang minta namanya tidak dimuat dikoran kamis 5/3 menuturkan kalau dana ADD tahun 2014 yang dikelola langsung pangulu Waris sama sekali tidak diketahui warga.

Dan berapa besaran dananya,kami warga Talun Rejo sama sekali tidak tahu,karena selain tidak diundang sewaktu musyawarah untuk penggunaan anggarannya,juga tidak ditemukannya plank proyek saat dikerjakan.

“/Selain itu Pangulu Waris juga dikenal bersikap arogan,dan acuh terhadap warga.Dia masuk kantor hanya sebentar saja,dan habis itu langsung keluar pergi dan tidak balik lagi kekantor.Kami warga disini sedikit kewalahan dalam hal mengurus surat surat terang warga”/.

Sepengetahuan saya pangulu ini jika ada dana Pemerintah yang dikucurkan,dia hanya mengundang orang orang dekatnya saja.Saya menduga kalau Waris sengaja melakukan ini agar dana tersebut bisa diselewengkannya dan memainkan dana tersebut dengan kroni kroninya.

Saya juga menduga dana ADD yang dilaksanakan Waris mengerjakan proyek pembangunan pagar dikantor pangulu ini diborongkan, yang dikerjakan pihak ke 3.Karena saat pengerjaannya saya sebagian orangnya tidak saya kenal tukangnya.

Waris yang coba ditemui dikantornya tidak berada ditempat,hanya satu orang pegawainya yang berada dikantor. Sidak News yang coba menanya kepada pegawai dimana posisi pangulu,minta agar dihubungi ponselnya.Dengan menggunakan ponsel pegawainya pangulu Waris mengatakan kalau dia membantah kalau ADD yang dilaksanakan sudah sesuai dengan bestek.

Amatan, proyek pembangunan pagar kantor pangulu yang telah selesai dikerjakan ini diduga sarat penyimpangan dan berbau korupsi.Bangunan pagar yang hanya menghabiskan biaya Rp 15 juta ini diduga diduga di mark up pembelian matrial bangunannya.

Saat pengerjaannya juga diduga kalau campuran semennya diduga tidak sesuai bestek.Kuat dugaan kalau semua data data warga juga saat rapat dimanipulasi Waris pangulu Talun Rejo.

Terpisah ketua pengurus LSM Lembaga Anti Korupsi(LAKI) Lamhot Tampubolon meminta agar aparat penegak hukum segera mengaudit dana ADD tahun 2014.Setiap uang Negara yang diselewengkan wajib kita usut tegas Lamhot.(Hasudungan)

Check Also

Pelanggar lalu lintas membayar denda yang dikenakan kepada kasir Bank BRI Cabang Langsa.

Polres Langsa Gelar Sidang di Tempat Bagi Pelanggar Lalu Lintas

Langsa, sidaknews.com – Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian resor Langsa bersama Pengadilan Negeri dan Kejaksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>