Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Mega Proyek Water Front City Anambas Sarat Masalah

Mega Proyek Water Front City Anambas Sarat Masalah

Tanpa Alat berat milik PT.Adhi Karya sedang mengerjakan Water Font Anambas
Tanpa Alat berat milik PT.Adhi Karya sedang mengerjakan Water Font Anambas Tahun 2013

Anambas.(SNI) – Lembaga Swadaya Masyarakat ICTI-NGo kepri akan melaporkan kasus ini ke KPK, Jika Proyek tersebut dilanjutkan tanpa melalui melakukan tender ulang sesuai dengan aturan pada Keppres 70 tahun 2012.

Proyek pembangunan Water Front City Anambas tahun 2013, Pemerintah kabupaten Anambas telah menggangarkan proyek tersebut senilai Rp.64 miliar dengan sistim Multi year, untuk tahun 2013 senilai Rp.21.570.478.000,00 Milyar terkesan dipaksakan, dan banyak menuai protes dari berbagai kalangan masyarakat dan pemirhati anti korupsi.

Pelaksana kegiatan di dinas pekerjaan umum Kabupaten Anambas, pememang tender adalah PT.ADHI KARYA Tbk Nomor kontrak 01.LU/SP-KHS/PEMB.WCF/DPU-CK/APBD/VI/2013, Tanggal kontrak 12 juni 2013.

Menurut Eko Prasetia Jaya Sekretaris Umum ICTI-Ngo kepulauan Riau, bahwa Proyek Pembangunan tersebut Water Front City Anambas tidak menpunyai Amdal dan Payung Hukum,seharusnya, jika membuat suatu Mega Proyek tentunya harus menyiapkan Payung Hukum terlebih dahulu, dan HO dan Amdalnya.

Sementara Rt/Rw Kabupaten Anambas belum mempunyai disahkan.dan pekerjaannya di sub kan kepada pihak PT.Karimun, juga di plang proyek tidak disebutkan siapa Konsultan perencanaan.
Sementara
Tegas Eko jelas kita ketahui, bahwa PT.ADHI KARYA Tbk bermasalah saat mengerjakan proyek Hambalang dan Dompak, permasalahnnya, kenapa pihak Pemkab Anambas masih memakai perusahaan tersebut?.

“Disisi lain” Pada Espos pihak pemenang tender ADHI KARYA Tbk, mengatakan, bahwa untuk melakukan pemancangan dengan menggunakan Mesin Bor.dari pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak PT.ADHI KARYA Tbk, ternyata menggunakan alat pemancang tiang.
Akibat yang dilakuan oleh pihak kontraktor, mengganggu aktivitas masyarakat, dan khawatir akibat getaran yang dihasilkan dari mesin penumbuk,sehingga pemilik hotel banyak yang kecewa, jika sewaktu-waktu hotel bisa roboh akibat getaran yang dihasilkan oleh aktivitas proyek tersebut sebab, jarak hotel dengan area proyek hanya berkisar 12 meter saja.

Dalam pembangunan Water Front City Tarempa banyak kejanggalan yang ditemui dilapangan, waktu pelaksanaan pekerjaan sudah jelas didalam kontrak tanggal 12 juni tetapi mulai dikerjakan pada bulan oktober, dan diduga tidak memiliki HO dan Amdal.

Impormasi yang kami peroleh, ketika kunjungan kerja Kajari Natuna pada beberapa hari yang lalu di Anambas, dan sempat mempertayakan proyek tersebut.begitu juga dengan payung hukumnya, baru juga dibuat seminggu yang lalu.

Menurut kuncus, Jika pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai dengan kontrak kerja, maka, perusahaan tersebut wajib di black List. dan Pihak pekerjaan umum wajib memberikan teguran kepada pihak kontraktor dan memutus kontrak.

Sementara proggress pekerjaan yang dikerjakan oleh PT.ADHI KARYA Tbk hanya mencapai sekitar 25 persen.Sangat mustahil jika pekerjaan tersebut bisa mencapai target hingga 30 desember 2013.dan penimbunan saja belum ada, padahal, pasir yang digunakan ada sekitar 50 ribu meter kubik.

Eko mengharapkan, seharusnya pelaksanaan proyek tersebut harus dihentikan pada akhir bulan ini,dan selanjutnya tahun depan dilelangkan kembali, Namun, jika pemkab Anambas tetap saja melanjutkan proyek tersebut akan menimbulkan masalah, sebab, pekerjaan yang sedang dikerjaan oleh perusahaan tersebut tidak bisa mencapai target diatas 60 persen.Ungkapnya.(Red/SN)

Check Also

Ir H. Yusri Yusuf atau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi dan menyalurkan bantuan sembako kepada  korban angin kencang yang menimpa beberapa rumah di Desa Deah Pangwa Dusun Bale Ara Kecamatan Trienggadeng, Sabtu sore (25/3/2017).

Yusri Melon Kunjungi Korban Angin Puting Beliung 

Pidie Jaya, sidaknews.com – Ir H. Yusri Yusuf aatau lebih dikenal dengan Yusri Melon mengunjungi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>