Home » Berita Foto » Melanggar Hak Siar PT Citra Celebes Multi Media terancam 7 Tahun Penjara

Melanggar Hak Siar PT Citra Celebes Multi Media terancam 7 Tahun Penjara

Melanggar Hak Siar PT Citra Celebes Multi Media terancam 7 Tahun Penjara
Tampak, Irfan pemilik PT.Citra Celebes Multi Media (Citra Vision) pada Sidang Pelanggaran Hak Siar PT Citra Celebes Multi Media terancam 7 Tahun Penjara.

Purwakarta,Sidaknews.com – Pemilik PT. Citra Celebes Multi Media (Citra Vision) Irfan yang melanggar dan dituduh mencuri hak siar PT MNC Sky Vision Tbk dan melanggar Pasal 72 ayat 1 junto Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 19 tahun 2002, tentang Hak Cipta, atau Pasal 72 ayat 2 UU Nomor 19/2002 atau Pasal 72 ayat 5 Junto pasal 49 ayat 3 UU 19/2002. Selain itu, juga melanggar pasal 72 ayat (5) UU Nomor 6/1982 tentang Hak Cipta kembali jalani sidang.

Irfan yang sebelumnya dilaporkan ke Mabes Polri oleh Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI) bersama PT MNC Sky Vision Tbk pada pertengahan Juli 2013 lalu terpaksa harus duduk di kursi pesakitan dalam sidang di Pengadilan Negeri Purwakarta.

“Ancaman hukuman dalam pelanggaran Undang-undang ini sekitar tujuh tahun penjara”ungkap Eka Jaksa Penuntut Umum

Dalam persidangan Rabu (21/5)kali ini yang dipimpin oleh Hakim Ketua Barito Sinaga SH MH, Indah Wastukencana dan Marta Napitupulu menghadirkan saksi dari PT MNC Sky Handi Kencono Wakil Dirut MNC Vision mengatakan Lembaga penyiaran harus memiliki izin penyiaran, dan operator Penyiaran pun harus memiliki ijin hak penyiaran, Terdakwa sendiri tidak memiliki hak siaran dan jelas melanggar.

IMG00777-20140521-1424“APMI yang menjadi wadah bagi industri penyelenggara televisi berlangganan resmi ini meyakini bahwa proses hukum itu menjadi upaya yang sangat baik dalam penegakan hukum, terlebih saat ini, banyak oknum-oknum operator TV kabel yang tidak memiliki izin, usahanya membajak siaran dan yang memiliki Ijin Hak Siar merasa dirugikan dan kasus tersebut hampir merata terjadi di wilayah lain di Indonesia.

Diantaranya, di Provinsi Jawa barat, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sualwesi Selatan, Sulawesi Utara, Kepulawan Riu dan Bangka Blitung,untuk di Jawa Barat sendiri ada dua, selain di Kabupaten Purwakarta kita temukan juga di Kabupaten Tasikmalaya “ujarnya

“Hal ini sangat merugikan, untuk kesempatan usaha telah diambil, sehingga kemampuan kami untuk menghasilkan dari konten tersebut jadi hilang, bayangkan sebulan bisa mencapai Rp 250 Juta, Hak Retribusi jelas hilang”terangnya

Sidang selanjutnya akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda akan memanggil saksi-saksi.(Adi Tarigan)

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>