Home » Berita Foto » Miliki Ganja, Dedi Dipenjara 4,5 Tahun

Miliki Ganja, Dedi Dipenjara 4,5 Tahun

 

Terdakwa Dedy Arianto saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu di PN Tanjungpinang.(ft.Rindu Sianipar)
Terdakwa Dedi Arianto saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu di PN Tanjungpinang.(ft.Rindu Sianipar)

Tanjungpinang,Sidaknews.com- Terdakwa Dedi Arianto pemilik narkoba jenis Ganja divonis oleh majelis hakim selama empat tahun dan enam bulan penjara karena terbukti bersalah menyimpan narkotika jenis ganja, selain itu Dedi dikenakan hukuman denda Rp800 juta subsider 2 bulan penjara.

Vonis tersebut dibacakan majelis hakim yang dipimpin Sarudi SH dalam persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (15/19). “Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman selama empat tahun dan enam bulan penjara,” kata Sarudi membacakan amar putusannya.

Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Narkotika. Selain menghukum terdakwa dengan hukuman badan, dalam amar putusan hakim, Dedi juga dikenakan hukuman denda senilai Rp 800 juta subsider dua bulan penjara.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Rebuli Sanjaya dari Kejari Tanjungpinang yang sebelumnya menuntut terdakwa selama lima tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan penjara.

Terhadap putusan tersebut, Dedi yang saat persidangan didampingi kuasa hukumnya, Herman SH menyatakan pikir-pikir, begitu juga dengan jaksa mengutarakan hal yang sama.

Kasus kepemilikan narkoba tersebut terungkap beberapa bulan lalu di dalam rumah yang ditempati terdakwa dengan istrinya di jalan Sulaiman Abdullah, Kelurahan Tanjungunggat Tanjungpinang.

Ketika itu, sang mertua Rina Sihotang yang juga tinggal bersama terdakwa secara tidak sengaja menemukan ganja seberat 0,9 gram yang dibungkus dengan plastik di dalam kamar yang biasa ditempati Dedi dan istrinya.

“Bungkusan itu disimpan dalam rak baju. Pas saya bersih-bersih, benda itu jatuh ke lantai dan menyerahkannnya ke Pak RT karena saya curiga jika benda tersebut ngak benar,” kata Rina dalam persidangan yang lalu.

Selanjutnya, Pak RT setempat memberitahukan penemuan tersebut ke polisi dan kemudian polisi meluncur ke TKP dan mengamankan terdakwa yang ketika itu sedang berada di rumah tetangganya.

Sidang kasus narkotika ini juga berjalan cukup alot, karena Dedi berkali-kali dalam sidang membantah jika narkotika tersebut miliknya, ia mengaku merasa dijebak oleh mertuanya sendiri.

Apalagi, dalam persidangan mertuanya maupun Dedi sendiri mengaku selama ini hubungan antara mereka berdua kurang harmonis, meskipun tidak pernah cekcok maupun bertengkar.(rd)

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>