Home » Berita Foto » Miliki Narkoba, Pria Pengangguran ini Dibui 5 Tahun Penjara

Miliki Narkoba, Pria Pengangguran ini Dibui 5 Tahun Penjara

terdakwa
Terdakwa Ilham Ramadhi dan Sofian Hadi (baju oranye) usai menjalani proses persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (3/2). Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Seorang pria pengangguran, Ilham Ramadhi (19) yang menjadi terdakwa kasus narkotika divonis hakim selama lima tahun penjara pada persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (3/2).

Dalam amar putusan hakim, Ilham terbukti secara sah bersalah menyimpan dan memiliki tiga paket sabu, masing-masing seberat 1,81 gram, 0,47 gram dan 0,15 gram.

“Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman selama lima tahun penjara,” ujar majelis hakim Parulian Lumbantoruan yang didampingi dua hakim anggota membacakan amar putusannya.

Vonis juga diterima teman Ilham bernama Sofian Hadi (29) yang disidang secara bersamaan, Sofian juga dikenakan hukuman lima tahun penjara karena terbukti bersalah memiliki dua paket sabu dengan berat 0,88 gram dan dua paket ganja dengan berat 5,36 gram.

Kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar ketentuan pasal 112 ayat 1 jo pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 55 KUHP  sebagaimana dalam dakwaan jaksa.

Selain hukuman badan, kedua terdakwa juga dikenakan hukuman membayar denda senilai Rp 1 miliar subsider satu bulan penjara. Vonis tersebut hampir sama dengan tuntutan yang diajukan jaksa yakni hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider lima bulan kurungan.

Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa mengatakan akan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Riau, sedangkan jaksa mengatakan masih pikir-pikir.”Banding, pak,” ujar Ilham yang merasa tidak terima dengan hasil putusan hakim pada dirinya.

Ilham dan Sofian Hadi sendiri diamankan polisi setelah sebelumnya menangkap Ari Rosman (terdakwa disidang terpisah) yang mengatakan jika bukan dirinya saja yang membeli narkoba dari seseorang yang diduga bandar narkoba bernama David (DPO).

Dari “nyanyian” Ari, selanjutnya Ilham dan Hadi diamankan polisi saat menggeledah para terdakwa yang ketika itu sedang berada di dalam sebuah mobil rental jenis Honda Jazz BP 1840 TW warna silver.

Mobil tersebut, ketika itu sedang parkir di ruas jalan yang berada di depan Taman Pemakaman Umum (TPU) KM 7 Tanjungpinang. Saat digeledah, petugas menemukan sabu dan ganja. Ada yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok, ada juga disimpan dalam saku celana terdakwa.

Selain ketiga terdakwa ini, dalam kasus narkoba yang diduga masih satu jaringan ini, polisi juga mengamankan beberapa orang baik sebagai saksi maupun tersangka. Mereka adalah Raja Andri alias Bule, Hamdani, Oktorizal.

Dalam persidangan, Ilham membeli barang haram tersebut dari David senilai Rp 1 juta untuk tiga paket sabu, sedangkan Hadi juga membeli barang tersebut dari David senilai Rp 700 ribu untuk dua paket sabu dan Rp 100 ribu untuk dua paket ganja. (Rindu Sianipar)

Check Also

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah

Pemko Tanjungpinang Minta ‘Diperhatikan’ Oleh Provinsi, Ini Kata Nurdin

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terkait dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang minta “Diperhatikan” Oleh pemerintah Provinsi Kepri dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>