Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Minta Perhatian Pemerintah Sumut Dan Uluran Dermawan

Minta Perhatian Pemerintah Sumut Dan Uluran Dermawan

Minta Perhatian pemerintah
Abdul Majid (15) Penderita Lumpuh layu, Minta Perhatian pemerintah.

Medan,Sidaknews.com – Menderita penyakit berciri-ciri seperti lumpuh layu, seorang remaja di Kabupaten Deliserdang bertahan tinggal di sebuah Gedung bekas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Komplek Perkantoran Pemkab Deliserdang, Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubukpakam.

Dengan alasan tak punya tempat tinggal, Abdul Majid(15) warga asal Desa Tanjung Gusti Kecamatan Galang ini, dirawat oleh ibunya Sutini (33) dan ayah tirinya Zailani (38)seadanya, di salah satu ruang kantor eks Gedung IPHI yang disulap menjadi kamar, tempat Abdul Majid terbaring dalam kondisi tak berdaya.

Hingga saat ini, Sutini sendiri belum mengetahui pasti penyakit yang diderita anaknya itu, meski ia telah menderita sakit tersebut setelah keluar dari Pondok Pesantren Orsos Darulia Utama, Yogyakarta lima tahun lalu.

“setelah aku dan suamiku cerai, anak ini diantarkan ayahnya samaku, katanya Majid sakit, mantan suamiku itu bilang, ya sudah kau aja yang mengurus,” ucap Sutini menirukan ucapan mantan suaminya, Sukamto.Masih Sutini, selaku ibu ia sangat berharap bisa membawa anaknya berobat agar lekas sembuh.

Namun, apa daya kesulitan ekonomi membuatnya harus mengurungkan niatnya. Jangankan berobat, tempat tinggal pun mereka tidak punya, melainkan menumpang di gedung pinjaman yang tidak dialiri listrik dan hanya mengandalkan lampu sentir. “Makan sama minum pun udah enggak bisa lagi anakku ini.

Enggak bisa cakap dan duduk, apalagi mau ngapain-ngapain. Pernah juga aku bawa dia ke RSUD Deliserdang, tapi sampai sekarang tak diketahui apa penyebab sakitnya. Padahal uda disuntik, sempat juga dirongent, tapi enggak ada dikasih tahu sakit apa. Dua minggu lalu kami bawa ke Rumah Sakit. Kami pakai kartu Jamkesda, tapi lagi kosong kata perawatnya, makanya kami pulang. Kalau ada aja uangku, kubawa dia ke rumah sakit yang paten,” ujarnya ”

Sutini juga menyayangkan keadaan ini, karena kondisi anaknya seperti itu sejak keluar dari Ponpes di Yogyakarta. Kini, Sutini bersama suami barunya Zailani (38), yang merawat putra sulungnya ini, mereka berharap kepada Pemkab Deliserdang ataupun dermawan lainnya untuk memperingankan biaya berobat sang anak.

“Ya kami berharap adalah yang memperingan biaya berobat anak ku ini. Sudah lama dia menderita dengan kondisi kayak gini. Enggak ada yang peduli sama keluarga miskin kayak kami ini, apalagi Pemkab,” harap pria yang bekerja sebagai petugas kebersihan di Masjid Al Ikhlas Jalan Negara Komplek Perkantoran Pemkab Deliserdang ini.

Dia juga berharap jika nantinya sembuh, putra sulungnya dapat bersekolah dan merasakan kehidupan remaja di masanya. Di gedung IPHI Deliserdang itu, selain keluarga Abdul Majid, ada dua keluarga lainnya lagi yang menumpangi gedung tanpa dialiri listrik itu.(Nal)

Check Also

Salah satu Sertifikat praktek kerja industri.

Siswa SMKN 1 Malili Lulusan 2016 Masih Ada Yang Belum Menerima Ijazah

Lutim, sidaknews.com – Beberapa siswa SMKN 1 Malili tahun ajaran 2016 lalu, tidak menerima ijazah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>