Home » Daerah » Aceh » Mobil Pusat Layanan Internet di Sabang Mati Suri

Mobil Pusat Layanan Internet di Sabang Mati Suri

Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK)
Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK)

Sabang, Aceh.Sidaknews.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah getol mewujudkan proyek Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK). Tujuannya baik, mengenalkan internet pada masyarakat desa.

Adapun PLIK/MPLIK merupakan salah satu program Kemenkominfo dalam rangka pusat layanan internet untuk masyarakat yang ditempatkan di kecamatan seluruh Indonesia. Program ini bertujuan mendorong masyarakat melek informasi melalui jaringan internet.

Pembiayaan program PLIK/MPLIK berasal dari dana Universal Service Obligation (USO) yakni urunan 10 operator telekomunikasi yang dialokasikan dalam Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Besaran setoran yakni 1,25 persen dari pendapatan kotor masing-masing perusahaan operator telekomunikasi.

Dengan demikian, total anggaran 2010-2014 untuk program PLIK/MPLIK mencapai sekitar Rp 3 triliun. Anggaran itu dibayarkan kepada enam pemenang tender proyek yakni PT Telkom, PT Multidana Rencana Prima, PT AJN Solusindo, WIN, Lintas Arta, dan Radnet. Para pemenang tender itu berkewajiban menyediakan peralatan hingga melaksanakan program tersebut.

Nantinya, pemerintah akan membayar kepada para pemenang tender setelah kewajiban pelaksanaan PLIK/MPLIK terpenuhi.

Proyek Berantakan
Fauzal herman selaku ketua LPP-TIPIKOR RI(NAD)mengatakan, pelaksanaan proyek PLIK/MPLIK sangat kacau. Berdasarkan hasil kunjungan FAUZAL ke beberapa daerah Salah satu nya kota sabang, Fauzal mengaku, pihaknya menemukan banyak masalah. “Program ini biayanya cukup besar, programnya bagus, tapi pelaksanaannya semrawut.

Artinya fungsi pengawasan yang dilakukan BP3TI gagal? Banyak alat yang ditempatkan di lokasi yang tidak seharusnya atau tidak tepat sasaran. Demikian juga dengan spesifikai alat yang tidak sesuai,” ucap Fauzal.

Selain itu,menurut pantauan anggota LPP-TIPIKOR RI Di sabang,mobil mpilk sudah lama tidak di operasikan sejak tahun 2013 yang lalu,. Bahkan, ada juga alat-alat sudah rusak. fauzal juga mengatakan PLIK/MPLIK juga menemukan ada beberapa wilayah yang tidak mengetahui program tersebut. (Hasbi/Herman)

 

 

 

 

 

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>