Home » Berita Foto » Nama Agung Kembali Disebut Dalam Sidang Kasus BBM

Nama Agung Kembali Disebut Dalam Sidang Kasus BBM

-Nama Beni asal Batam Mencuat, Diduga Penyandang Dana 

agung
Agung Triyanto saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan penyelewengan BBM di PN Tanjungpinang beberapa waktu lalu. Foto: dok

Tanjungpinang, sidaknews.com – Nama Agung kembali disebut-sebut dalam persidangan kasus dugaan penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar dengan terdakwa Tole Cs di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (26/1).

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini muncul ketika dua terdakwa Syahgunandar alias Tole dan Bimo bersaksi untuk dua terdakwa lainnya, Jupen Sius dan Febriansyah.

Dalam kesaksiannya, Tole tetap “bersikukuh” jika kasus BBM bersubsidi yang menjeratnya tidak melibatkan Agung Triyanto, oknum anggota DPRD Tanjungpinang.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Fathul Mujib dan didampingi dua hakim anggota, Bambang Trikoro dan Eryusman ini, Tole berdalih, jika sejumlah Short Message Service (SMS) yang masuk ke nomor ponselnya terkait dugaan pelansiran BBM bukan dari Agung Triyanto yang dalam daftar kontak ponsel tersimpan dengan nama “Ketua 1″.

“Bukan Agung Triyanto yang dimaksud dengan Ketua 1 tersebut pak hakim. Saya juga memiliki nomor ketua-ketua saya yang lain,” kata Tole berdalih setelah ditanya hakim perihal siapa Ketua 1 yang dimaksud sebagaimana yang tertera di dalam daftar kontak ponselnya.

Beberapa kesaksian yang dilontarkan Tole, membuat hakim bingung karena keterangannya di persidangan terkadang bertolak belakang dengan keterangan yang dibuatnya dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian.

“Dalam kesaksian saudara di kepolisian, kamu katanya disuruh Agung. Tapi, disini kamu membantah, gimana ini!,” ujar hakim Bambang. Mendapat jawaban tersebut, Tole berdalih jika yang menyuruhnya mengurus pelansiran BBM ini adalah Beni yang diakuinya merupakan salah satu teman organisasinya, begitu juga dengan biaya untuk menyewa mobil lori yang digunakan untuk melansir BBM.

“Beni ini orang Batam, satu organisasi dengan saya. Ia yang membiayai, termasuk untuk biaya sewa lori,” ujar Tole yang mengaku hanya sebagai koordinator lapangan saja.

Hal yang sama juga dikatakan terdakwa Bimo, ia juga “bersikukuh” tidak pernah menjalin komunikasi via ponsel terkait dugaan pelansiran BBM dengan Agung Triyanto sebagaimana isi transkrip SMS yang masuk ke hapenya. Nomor kontak yang tersimpan dalam ponsel terdakwa terdaftar dengan nama “Agung Baru”.

“Siapa si pengirim SMS dengan nama “Agung Baru” ini?,” tanya hakim. Terkait hal itu, Bimo mengatakan jika “Agung Baru” yang dimaksud dalam SMS adalah Agung yang lain. “Itu Agung teman saya yang di Batu 15. Beberapa waktu lalu ia juga pernah meminta tolong ke saya untuk memodifikasi mobil merek Lexus miliknya,” kata Bimo yang mengaku bekas supir pribadi Agung Triyanto ini.

Usai memberikan keterangan, melalui kuasa hukumnya EW Papilaya, kedua terdakwa mengatakan merasa keberatan dijadikan sebagai saksi untuk dua terdakwa lainnya. “Keberatan terdakwa dan kuasa hukum akan dicatat di panitera nantinya,” kata hakim.

Pada sidang sebelumnya, dalam kesaksiannya, Agung Triyanto membantah terlibat dalam pusaran kasus BBM ini. Ia juga membantah jika sejumlah SMS yang terkirim ke nomor ponsel terdakwa berasal dari nomor ponsel pribadinya. Meski demikian, ia tidak menampik jika dirinya mengenal dua terdakwa yakni Bimo dan Tole .”Tole adalah anggota di organisasi yang saya pimpin. Sedangkan Bimo, pernah jadi supir saya,” kata Agung ketika itu.(Rindu Sianipar)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>