Selasa , 21 Oktober 2014
Sidak Utama
Anda Bearada Pada: Beranda » Berita Foto » Nurhayati: Suami Bu Pur, teman satu angkatan SBY

Nurhayati: Suami Bu Pur, teman satu angkatan SBY

nurhayati-suami-bu-pur-teman-satu-angkatan-sby2Jakarta, sidaknews.com- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf membantah dengan tegas jika Sylvia Sholehah (Bu Pur) adalah anggota keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sylvia dinyatakan turut andil memuluskan proyek Hambalang dari program single years menjadi multiyears dalam audit investigasi jilid 2 BPK tentang proyek Hambalang.

Nurhayati mengatakan, inisial SSH dalam temuan BPK harus dibuktikan terlebih dahulu apakah benar itu adalah Bu Pur. Dia pun meminta agar KPK segera menindaklanjuti temuan BPK itu.

“Enggak ada (hubungan dengan Cikeas), saya enggak tahu apa benar inisial itu berarti ke sana (Bu Pur). Itu harus dibuktikan, sekarang BPK sudah mengeluarkan audit investigasinya, sekarang silakan KPK menindaklanjuti segera saja,” jelas Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/8).

Mantan staf ibu negara Ani Yudhoyono ini menilai, kalau pun memang benar ada keterlibatan Bu Pur dalam korupsi Hambalang, ia meminta agar hal itu tidak dikait-kaitkan dengan keluarga Cikeas. Kesalahan individu, kata dia, tidak bisa dikaitkan dengan orang lain.

“Kalau ada atau tidak ada kaitannya dengan Cikeas, orang melakukan kesalahan individu, tidak ada kesalahan kelompok apalagi kolektif kolegial, dan hanya kenal saja, ikut disalahkan. Kesalahan individu, kalau misal kebetulan kenal tidak kemudian disangkut pautkan, disalahkan,” tambah dia.

Sepengetahuan Nurhayati, Bu Pur hanyalah seorang istri dari rekan satu angkatan SBY. “Kalau tidak salah, suaminya itu satu angkatan sama pak SBY,” imbuhnya.

Dia pun tak mau jika status Bu Pur sebagai istri yang suaminya dekat dengan SBY, lantas dikait-kaitkan oleh keterlibatan keluarga Cikeas di Hambalang. Karena kasus hukum, lanjut dia, tidak bisa dikait-kaitkan.

“Kalau misalnya memang suami kerja ada dipekerjakan, kemudian istrinya salah enggak ada urusan, kasus di KPK apa bisa dihubung-hubungkan, suami salah istrinya salah, kan enggak bisa,” pungkasnya.

Penelusuran merdeka.com, Kamis (29/8), dalam audit BPK itu, tertulis ada tiga orang dekat keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun langsung meyakinkan para pejabat berwenang agar mengubah kontrak single year menjadi multiyears.

“Pada saat proses permohonan sekitar Oktober 2010, WM mengaku diyakinkan oleh pihak-pihak yang dapat membantu proses multi years ke Kementerian Keuangan, yaitu SSH, AGU dan WWS,” tulis audit investigasi Hambalang jilid II, halaman 37 yang diterima merdeka.com.

Audit itu juga menerangkan bagaimana IR mengenalkan SSH kepada WM setelah SSH menghadap AAM. IR mengantarkan SSH ke ruang kerja WM dengan menjelaskan bahwa SSH akan meminta pekerjaan di Kemenpora sesuai dengan petunjuk dan persetujuan AAM.

Dari situ, AGU dan WWS kemudian kerap melakukan koordinasi dengan WM sebagai tindak lanjut dari pekerjaan yang akan diberikan kepada SSH. AGU dan WWS sendiri disebut dalam LHP jilid II itu adalah orang yang diminta SSH secara khusus untuk membantu proses pengurusan kontrak tahun jamak (multi years) proyek P3SON.

“WM mengaku pernah mendapatkan penjelasan dari AGU dan WWS bahwa SSH telah melakukan komunikasi dengan pihak Kementerian PU dan Kementerian Keuangan, termasuk melakukan komunikasi dengan AR dan ADWM,” lanjut fakta yang tertulis dalam audit itu.

Inisial SSH sendiri merujuk pada Sylvia Sholehah atau Bu Pur. SSH adalah istri Kombes Pol (Purn) Purnomo D Rahardjo yang juga kepala rumah tangga Cikeas. Sementara WWS Widodo Wisnu Sayoko adalah anak dari bu Pur. Keduanya pernah diperiksa oleh KPK dalam kasus tersebut.

WM adalah inisial dari mantan Sekretaris Menpora Wafid Muharram. AAM adalah mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng. Adapun ADWM adalah inisial Agus Dermawan Wintarto Martowardojo atau Menteri Keuangan yang kini menjadi Gubernur Bank Indonesia, dan AR adalah inisial Anny Ratnawaty, mantan Dirjen Anggaran Kemenkeu yang kini menjadi Wakil Menteri Keuangan.(sumber.Merdeka.com)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai (bintang) *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top
Baca Jugaclose