Minggu , 26 Maret 2017
Home » Daerah » Makassar » Oicida Serahkan ke Proses Hukum

Oicida Serahkan ke Proses Hukum

Makassar,Sidaknews – Bos perumahan di Jalan Daeng Tata, Oicida Nazara memberikan apresiasi atas kinerja penyidik Polrestabes Makassar dalam menangani laporan dugaan penipuan cek fiktif yang membelit Fransiscus Alexander (terlapor).

“Kami memberi apresiasi kepada Polrestabes, khususnya yang menangani masalah ini. Laporan saya sekaitan dengan tindak penipuan, 18 April 2013 lalu. Kasus ini sudah dilimpahkan (P21) ke Kejaksaan,”kata Oicida, saat menggelar jumpa pers di RM Raja Gurih, Minggu (23/2).

Menurut Oicida, sempat dilansir di media, dirinya sebagai pelapor mendesak polisi menangkap terlapor (Fransicus Alexander).”Soal tahan menahan itu kewenangan aparat. Kami berterima kasih kepada polisi yang memproses laporan saya, hingga P21 pada 5 Desember 2013,” tukas Oicida.

Menurut Oicida, masalah ini bermula, 26 Maret 2013. Fransiscus Alexander (pengembang) menyerahkan cek Bilyet Giro (BG) Bank Danamon senilai Rp 3.8 milliar sebagai pembayaran pelunasan rumah. Saat jatuh tempo 11 April 2013, Oicida mencairkan cek di BII Makassar.

“Ternyata pihak bank menolak dengan alasan bahwa cek tersebut sudah ditutup sejak 2012. Menyikapi hal ini, saya meminta agar terlapor menyelesaikan pembayaran, namun tidak pernah dipenuhi. 18 April 2013, saya melaporkan Fransiscus ke Polrestabes Makassar, “beber Oicida.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Makassar Zulkarnaen yang dikonfirmasi membenarkan, berkas perkara sudah (P21). Meski P21, kata Zulkarnaen, tapi penyidik belum menyerahkan barang bukti dan tersangka dalam perkara ini.

“Berkas sudah lengkap. Kami masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk segera menyerahkan tersangka dan barang bukti,” tukas Zulkarnaen.
Putar Balik Fakta

Sementara itu, Fransiscus Alexander mengaku, dalam kasus ini justru dirinya yang jadi korban penipuan Oicida. Fransiscus kepada wartawan, Minggu (23/2) mengungkapkan, dalam kasus ini, Oicida memutar balik fakta yang ada.

“Justru saya yang ditipu habis-habisan sama Oicida. Uang saya Rp 6 miliar semua saya pakai bayar utang Oicida,” tampik Fransiscus.

Fransiscus menguraikan, awalnya ada kesepakatan transaksi antara dia dengan Oicida soal penjualan perumahan di Jalan Daeng Tata 3 Makassar. Salah satu kesepakatan, hutang Oicida pembayarannya dilimpahkan ke dirinya.

“Dia menjual perumahan ke saya Rp 9,5 M, dengan pembayaran tiga tahap. Tahap pertama saya tebus hutang Oicida dibank Rp 3,9 miliar, transaksi kedua di hari yang sama saya kembali disuruh menebus hutang Oicida di Jimmi Han Rp 1,8 M. Nah dari total Rp 9,8 M, sisanya Rp 3,8 M saya buka giro undur,” tukas Fransiscus.

Dibelakang hari, perumahan bermasalah. Sesuai dengan perjanjian yang disepakati di notaris, Fransiscus membatalkan pencairan giro tersebut.

“Ada perjanjian kami di notaris. Dikatakan, apabila giro terakhir Rp 3,8 M tidak jalan maka lokasi perumahan tersebut diambil cuma-cuma oleh Oicida dan selama transaksi semenjak selesai dari notaris dinyatakan bahwa lokasi perumahan yang sudah dilimpahkan ke saya tidak ada satu pun yang bermasalah.

Apabila bermasalah, maka pembayaran tidak berhak dilanjutkan dan Oicida harus mengembalikan semua uang saya. Itu jelas perjanjiannya di notaris. Ini saya perlihatkan bukti perjanjian tersebut.

Jadi apa yang saya menipu. Saya menghentikan giro karena ternyata perumahan bermasalah, lokasinya ada yang komplain,” tegas Fransiscus, dengan nada tinggi.

Setelah giro ditutup, Oicida malah kembali mengambil uang Rp 300 juta. “Objek ”Perumahan bukan saya yang kuasai. Jadi apa yang saya tipu,” tandas Fransicus.(BKM)

Check Also

Stand pameran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada Pekan Raya Sulsel 2016 yang berlangsung di Celebes Convention Center (CCC).  Salah satu produk Luwu Timur yang cukup menyita perhatian pengunjung yakni beras organik yang di produksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Bumi Timur Agro.

Hebat..! Beras Organik Lutim Sita Perhatian Pengunjung di Pekan Raya Sulsel

Makassar, sidaknews.com – Sejumlah pengunjung tampak antusias mengunjungi stand pameran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>