Home » Berita Foto » Oknum Dewan Dapil Tungkal Ulu Diduga Lakukan Penipuan

Oknum Dewan Dapil Tungkal Ulu Diduga Lakukan Penipuan

-Warga Dusun Delima Serang Oknum dewan Di Gedung DPRD Tanjab Barat.

Salah satu anak Mbok yang bernama Ponirin dalam memperlihatkan berkas.
Salah satu anak Mbok yang bernama Ponirin dalam memperlihatkan berkas.

Tanjab Barat,Sidaknews.com – Salah seorang oknum anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Tungkal Ulu Dari Partai Golkar bernama Budi Azwar hari ini Senin (17/11) sekitar pukul 12,15 WIB siang diserang oleh warga Desa Dusun Delima Kec. Tebing Tinggi yang biasa disapa Mbok dan anak-anaknya di gedung DPRD Tanjab Barat terkait penipuan pengarapan tanah dan pembagian lahan yang di janjikan oknum dewan.

Salah satu anak Mbok yang bernama Ponirin memaparkan kepada media sidaknews Senin (17/11) pukul 11.00 wib siang bahwa kedatangannya ke gedung DPRD ini untuk meminta oknum dewan yang bernama Budi Azwar bisa bertanggung jawab atas janji dan ucapannya.

Kerena saya dan pihak keluarga selama ini telah di tipu oleh oknum dewan ini yang menjanjikan Tanah sebanyak 2 Hektar dari luas tanah 10 Hektar yang telah kami garap dengan modal sendiri hingga menjadi kebun sawit.

Masih menurut Ponirin, Asal mula tanah di Desa Dusun Delima ini adalah semak belukar, Tanah ini adalah milik Budi, karena keterbatasan dana oknum dewan bernama Budi mengajak orang tua saya bernama Mbok dan juga saya untuk menggarap tanah seluas 10 Hektar, dengan perjanjian modal dari Mbok dan dikerjakan oleh keluarga dari pihak Mbok nanti setelah 1,5 tahun berhasil hasilnya di bagi dua dan itu dilakukan diatas matrai dan di hadapan saksi.

Budi Azwar oknum dewan saat diserang Mbok di Gedung  DPRD
Budi Azwar oknum dewan saat diserang Mbok di Gedung DPRD.

Tapi setelah tanah semak belukar ini menjadi kebun sawit dan membuahkan hasil nampaknya perjanjian ini seperti janji tinggal janji, malah oknum dewan ini mangkir dari janjinya dan hanya mau membagi 2 Hektar saja, itupun kami dari pihak keluarga menyetujuinya dari pada tidak sama sekali.

Tetapi seiring waktu berjalan sampai hari ini tampaknya tak juga ada pembagian malah Mbok dan saya dirugikan karena harus merawat sawit ini dengan dana kami sendiri sementara Hasil buah sawit Budi yang menikmatinya.

Wajar jika saya dan pihak keluarga menyerangnya ke gedung DPRD Tanjab Barat karena Budi tidak tahu cara berterima kasih. Kalau bukan saya (Ponirin) dan Mbok beserta keluarga dengan bantuan uang dari keluarga kami juga mana mungkin dia bisa duduk jadi anggota Dewan. “Ujar Ponirin.

Atas kejadian ini Ponirin dan Mbok telah melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian sekitar bulan Juli Tahun 2014 ini, tapi sampai saat ini belum ada pemanggilan terhadap oknum dewan ini. Kemarin Mbok dan saya menanyakan kembali Ke pihak Kepolisian katanya berkas mau dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal.

Atas kejadian Penyerangan oknum dewan inipun, Ketua DPRD Tanjab Barat yang akrab disapa Icol dan satu anggota DPRD dari partai PDI P bernama Hasmeli Hasan coba menengahi dan menenangkan Mbok dan keluarganya agar tidak terjadi keributan yang berlarut dan coba mencarikan solusi untuk Mbok dan keluarga. (Andi)

Check Also

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menaiki becak motor menuju gedung

Sah! Kapolri Dianugerahkan Gelar Datok Perdana Satria Wangsa

Tanjungpinang, sidaknews.com –  Kapolri Jenderal Tito Karnavian resmi dianugerahi gelar kehormatan Datok Perdana Satria Wangsa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>