Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Oknum DPRD Bintan Ngaku Pakai Sabu Biar “Pede” Intimi Istri

Oknum DPRD Bintan Ngaku Pakai Sabu Biar “Pede” Intimi Istri

sidang perdana arif
Arif Jumana (pakai peci) dan dua terdakwa lainnya, Sherliyuni  dan Suhartini usai menjalani sidang di PN Tanjungpinang, Rabu (21/1). Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Arif Jumana, oknum anggota DPRD Bintan yang menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (21/1).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan yang dilanjutkan sampai pemeriksaan terdakwa ini dipimpin majelis hakim Parulian Lumbantoruan dan dua hakim anggota Fathul Mujib dan Eryusman.

Di hadapan hakim, Arif berterus-terang jika dirinya memang sering mengkonsumsi sabu yang tengah dilakoninya sejak satu tahun yang lalu. Selain itu, meski mengaku belum kecanduan, Arif juga membeberkan berbagai alasan kenapa dirinya menjadi pengguna narkoba.

“Kalau dikalkulasikan ada sekitar 20 kali lah saya gunakan sabu,” ujar Arif.

Selain itu, Arif juga mengaku mengkonsumsi sabu untuk menambah stamina badan dan meningkatkan kepercayaan diri ketika berhubungan intim dengan istri tercintanya.

Arif Jumana cs sidang1“Saya pakai sabu untuk nambah stamina, terutama saat berhubungan intim dengan istri,” kata Arif jujur di hadapan majelis hakim.

Di hadapan hakim, sebelum diamankan warga dan polisi, Arif juga mengaku jika dirinya sudah dua kali menggunakan sabu bersama terdakwa Serliyuni (21) dan Suhartini (21) di lokasi yang sama. “Sudah dua kali sama dua karyawan saya ini,” ujar Arif.

Sementara untuk sabu yang digunakan olehnya bersama dua terdakwa lain, Arif mengaku membelinya dari seseorang bernama Apeng (DPO) seharga Rp 5 juta yang diperkirakan beratnya 2 gram.

“Sudah tiga kali saya beli dari Apeng. Barang yang terakhir ini sudah habis, ada tujuh kali pakailah,” ujar Arif.

Sementara itu, Sherliyuni dan Suhartini mengaku diajak oleh Arif untuk menggunakan sabu. Keduanya secara suka rela mengikuti kemauan Arif untuk “berpesta” sabu. “Tidak dipaksa sama pak Arif, kemauan sendiri,” ujar keduanya

Sherliyuni mengaku, jika beberapa tahun lalu dirinya sebelumnya juga sudah pernah mengkonsumsi narkoba ketika sedang mengenyam pendidikan di Jakarta. “Saya sudah pernah pakai narkoba bersama teman di Jakarta beberapa tahun lalu. Saya pakai karena ada masalah sama cowok (pacar-red),” ujar wanita yang mengaku masih gadis ini.

Hal yang sama juga diutarakan Suhartini, ia mengkonsumsi narkoba untuk menghilangkan kegalauan dalam menghadapi permasalahan dalam kehidupannya. Selain sabu, dirinya juga sudah pernah mengkonsumsi narkoba jenis lain seperti ekstasi.

“Saya pakai ekstasi waktu itu di Batam. Suami tak tau kalau saya pakai,” ujar Suhartini yang mengaku telah memiliki satu orang anak ini.

Selain para terdakwa, sejumlah saksi juga dihadirkan seperti dua saksi dari pihak Satnarkoba Polres Bintan, Dadang Sutrisna sebagai Ketua RT daerah setempat. Dalam dakwaan jaksa Evan Afturedi, ketiga terdakwa didakwa melanggar pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Usai mendengarkan keterengan seluruh saksi, sidang akan dilanjutkan dua minggu mendatang untuk mendengarkan tuntutan jaksa. Sebagaimana diketahui, ketiga terdakwa tidak dilakukan penahanan. Ketiganya saat ini menjalani proses rehabilitasi ketergantungan narkoba di Panti Rehabilitasi Kepri yang berada di Nongsa Batam . (Rindu Sianipar)

Check Also

Dandim Pimpin Pelepasan Kasdim 0111 Bireuen

Bireuen, sidaknews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen Letkol Arm Adekson, memimpin acara pelepasan Kasdim Mayor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *