Home » Berita Foto » Oknum Pemkab Karimun diduga Hilangkan Dokumen Penting

Oknum Pemkab Karimun diduga Hilangkan Dokumen Penting

Terkesan Obok-obok Tubuh DPRD Karimun

poto karimunKarimun,Sidaknews.com-Di Era repormasi penuh dengan keterbukaan dan trasparansi Fublik, belum menjasdi suatu acuan bagi kalangan pemkab kabupaten Karimun, untuk bersikap jujur dan amanah.

padahal jika kita mendengar dari setiap pidato atau orasi, yang biasa dikomandangkan oleh semua petinggi pejabat kabupaten karimun tidak lepas dari perkataan jujur serta amanah. Namun kini malah sebaliknya yang terjadi, ketidak jujuran, ketidak amanahan sehingga merugikan orang lain.
Ketidak jujuran tersebut telah  menjadi penyebab timbulnya azas praduga tak bersalah, bahwa Kong Kalikong sdr.Ririn pegawai pemkab Karimun dan Abdul Hafid oknum DPRD Kabupaten Karimun, diduga menggelapkan dokumen penting, surat tentang Pergantian Antar Waktu (PAW) Partai PNI Marhaenisme terkesan telah mencoreng arang ditubuh Legislatip Kabupaten Karimun.
Dugaan digelapkannya surat bernomor 171/DPRD/154 dengan tujuan Gubernur Kepri melalui Bupati Karimun tentang pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Karimun tertanggal 29 Juli 2013.Dokumen tersebut juga berisi lampiran surat pengunduran diri Abdul Hafid selaku DPRD Kabupaten Karimun dan sebagai keanggotaan partai PNI Marhaenime.
Kendati demikian masyarakat menyayangkan sikap oknum pegawai pemkab Karimun dan juga oknum DPRD yang tidak bersikap transparan khususnya dibumi berazam Kabupaten Karimun.

Dimana menurut sebagian masyarakat sikap kedua oknum tersebut telah mengobok obok dan seakan akan mencoreng tubuh Legislatip atau DPRD  Karimun sebagai Lembaga terhormat.
Hasil investigasi media ini dilapangan dan untuk mendapat keterangan lebih lanjut, Sidak Indonesia mendatangi sekretris dewan karimun. Menurut keterangan H.Usman selaku Sekwan, surat bernomor 171/DPRD/154 yang bertujuan kepada Gubernur Kepri.

Surat tersebut telah dikirim melalui Bupati Karimun tertanggal 29 Juli 2013 surat tersebut mengenai pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Karimun, Abdul Hafid. Kemudian diterima oleh Sdr Aziz diruangan Bupati Karimun, namun H.Usaman tidak tahu selanjutnya surat tersebut dikirim ke Gubernur Kepri atau tidak terang usman dengan awak media ini.
Penelusuran juga dilajutkan oleh  sidak Indonesia kekantor Bupati Karimun, menurut Aziz yang dijumpai diruang kerjanya 2 September 2013.Surat yang diterimanya tertanggal 30 Juli telah diberikan dengan Sdr.Ririn yang kemudian diserahkan  Ririn keruang Sekda Karimun. Kendati menurut Ririn yang dihubungi melalui ponselnya menerangkan bahwa surat yang dimaksud sudah diruang Sekda Karimun.

Ironisnya menurut salah seorang yang dijumpai diruang Sekda surat diambil kembali oleh Ririn tertanggal 2 Agustus 2013. Namun Ririn yang dihubungi kembali enggan menjawab terkait keberadaan surat tersebut. Dengan demikian besar dugaan Ririn telah berkonspirasi atau kong kalikong dengan Abdul Hafid dalam hal pengelapan Dokumen penting dimaksud.

Yang mana kalau hal ini benar benar terjadi, Abdul Hafid dan Ririn telah mengobok obok serta mencoreng salah satu lembag terhormat dikabupaten Karimun Kepri. Nauzubillah Himinzalik keterlaluan dan sangat memalukan seorang oknum DPRD karimun yang telah diberikan sumpah janji untuk mengemban amanah rakyat, telah berkonspirasi untuk mencemarkan nama baik Kabupaten Karimun sebagai Bumi Berazam.(Majid)  

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>