Home » Berita Foto » Oknum PNS BPMD Kepri Divonis MA 18 Bulan Penjara

Oknum PNS BPMD Kepri Divonis MA 18 Bulan Penjara

-Kasus Kepemilikan Narkoba.

Ilustrasi: Ganja
Ilustrasi: Ganja.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Oknum PNS Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Kepri, Saparino Sahadi bin Khalid (28) yang menjadi terdakwa kasus kepemilikan narkoba divonis Mahkamah Agung (MA) satu tahun enam bulan penjara.

“Salinan putusan kasasi dari MA terkait kasus tersebut sudah kita terima kemarin,” ujar Rudi Bona Sagala SH, jaksa yang menangani kasus tersebut, Jumat (19/12).

Dalam putusan kasasi MA, terang Rudi, selain dihukum dengan hukuman badan, Saparino juga dihukum menjalani rehabilitasi selama enam bulan di Panti Rehabilitasi Lido, Bogor Provinsi Jawa Barat.

“Terkait rehabilitasi, kita usulkan si terdakwa direhab di panti rehabilitasi narkotika yang baru saja diresmikan di Batam Kepri. Hal ini juga mengingat efisien waktu dan biaya,” kata Rudi.

Rudi mengutarakan, putusan kasasi MA tersebut memperbaiki putusan hakim di PN Tanjungpinang yang dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Riau yang sebelumnya memvonis terdakwa dihukum menjalani rehabilitasi selama satu tahun.

“Sedangkan tuntutan yang kita mohonkan ke majelis hakim ketika itu, agar terdakwa dihukum selama empat tahun penjara,” kata Rudi.

Dalam putusan kasasi MA, sambung Rudi, terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan subsider melanggar pasal 127 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sedangkan, terdakwa dibebaskan dari dakwaan primer pasal 111 ayat 1 UU Narkotika,” kata Rudi menambahkan.

Sekedar diketahui, Saparino tertangkap tangan membawa narkotika jenis ganja saat jajaran Satlantas Polres Tanjungpinang menggelar razia di ruas jalan Merdeka Tanjungpinang, sekitar pertengahan bulan April 2014 lalu.

Petugas razia menemukan beberapa paket ganja yang dibungkus dengan kertas koran dengan berat 8,5 gram di dalam jok sepeda motor milik terdakwa.

Saat terjaring, Saparino kaget dan sempat meninggalkan sepeda motornya di lokasi razia untuk bersembunyi di sebuah kantor dinas Pemko Tanjungpinang yang berada tidak jauh dari lokasi.

Meski sempat bersembunyi, akhirnya Saparino berhasil diamankan dan diserahkan ke Satnarkoba Polres Tanjungpinang untuk proses hukum selanjutnya.

Kepada petugas maupun hakim dalam persidangan, Saparino mengatakan jika barang haram tersebut akan digunakan sendiri.

“Untuk dipakai sendiri. Saya sudah pakai narkoba sejak SMA, ” ujar Saparino saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu di PN Tanjungpinang.(Rindu Sianipar)

Check Also

Pembangunan Gedung Auditorium masjid jamik pertama kali untuk fasilitas umum yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Pangkalpinang

Gedung Auditorium Masjid jamik bisa tampung 3000 Orang

Pangkalpinang, sidaknews.com – Pembangunan Gedung Auditorium masjid jamik pertama kali untuk fasilitas umum yang menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>